SAMPIT - Seorang karyawati toko bangunan Karya Jaya Jalan Pelita, Sampit, yang sedang hamil tiga bulan, menggelapkan uang di tempatnya bekerja hingga ratusan juta rupiah. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ketapang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Aksi nekat pelaku yang di belakangan di ketahui bernama Putri itu ternyata sudah berlangsung sejak 2005 silam. Putri informasinya beraksi dan dibantu rekannya yang juga mantan karyawati toko Karya Jaya yang juga seorang perempuan.
Dengan posisi strategis itu, ternyata di manfaatkan untuk memuluskan perbuatannya menggelapkan uang hasil dari penagihan terhadap konsumen.
Hasil kejahatan digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi dan dihabiskan untuk berfoya-foya dan pergi keluar kota. Kasus ini terungkap setelah pemilik toko melakukan audit.
Mengetahui ada yang janggal dan mencurigai dengan perbuatan pelaku, pemilik toko langsung menginterogasi pelaku.
Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya, setelah itu langsung melaporkannya ke Polsek Ketapang untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Sementara masih dalam proses pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut,” ucap Kapolsek Ketapang, Kompol Rio Alexander Panelewen saat dikonfirmasi Radar Sampit, Selasa (26/7).
Putri terancam dipenjara bersama jabang bayinya. Pasalnya, wanita berperawakan sedang ini sedang mengandung tiga bulan. (mut/fm)