MANAGED BY:
MINGGU
20 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 17 Oktober 2015 23:45
Palangka Raya Kian Berbahaya Pencemaran Udara 13 Kali Lipat Lebih Mematikan
Pencemaran udara di Kota Palangka Raya semakin membahayakan dan bisa saja mematikan bagi yang warga rentan ISPA.

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA – Kualitas udara di Palangka Raya kian memburuk. Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan membuat suasana kota terlihat menguning dan suram sepanjang hari, Jumat (16/10). Tingkat pencemaran melonjak hingga mencapai 13 kali lipat lebih berbahaya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya, tingkat pencemaran udara (partikular) PM 10 berkonsentrasi  mencapai lebih dari 1889.06 u gram/m3, 13 kali lipat dari nilai ambang batas (NAB) konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien, yaitu  NAB PM10 = 150  U gram/m3.

Jarak pandang sangat pendek, hanya di bawah 100 meter. Akibatnya, aktivitas di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya lumpuh. ”Hari ini konsentrasi peningkatan partikular naik drastis. Diharapkan warga mengurangi aktivitas di luar ruangan dan harus menggunakan masker,” kata Prakirawan BMKG Bayu Umbara.

Humas RSUD Doris Silyvanus  dr Theodorus Sapta Atmadja  mengatakan, kondisi Palangka Raya sangat berbahaya bagi kesehatan. Sejauh ini, ribuan masyarakat terpapar infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Memburuknya udara di Palangka Raya, membuat warga berusaha bertahan. Sebagian besar warga mengabadikan situasi saat itu dan membagikannya di media sosial. Warga berharap, kondisi seperti itu segera berlalu dan pemerintah serius menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap tahun.

”Dalam situasi seperti ini, warga harus kuat-kuat bernapas, kalau tidak, bisa selamat tinggal,” kata Yosia, warga Jalan Temanggung Tilung.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers