SAMPIT – Karmudi (38) warga Desa Tumbang Turong, Kecamatan Bukit Santuai, Kotim yang beberapa waktu lalu berduel dengan Kapolsek Mentaya Hulu dalam waktu dekat akan duduk sebagai pesakitan atas kasus penganiayaan.
Dibincangi media ini, Senin (26/10), dia mengaku melakukan perlawanan saat ditangkap lantaran tidak mengira kalau yang menangkap adalah polisi.
Karmudi dilaporkan Dila warga Desa Tumbang Gatas, Kecamatan Bukit Santuai atas korban penganiayaan yang terjadi pada Jumat (28/9) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Saya tidak tahu yang nangkap itu Kapolsek, makanya saya lawan dia,” ujarnya saat pelimpahan berkas tahap II di Kejari Sampit.
Seandainya tahu anggota polisi, Karmudi mengaku tidak bakalan berani menantang. “Malam saya ditangkap, saya kira yang datang temannya Dila yang mau membalas, gak tahunya Polisi, karena saat itu mereka pakai baju biasa saja,” imbuhnya.
Pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini sendiri mengaku menganiaya korban di Desa Tumbang Turong lantaran korban sebelumnya menganiayaa keponakannya. (co/fm)