SAMPIT – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kotawaringin Timur mulai melaksanakan pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kota Sampit. Sebelumnya pemeliharaan sempat dihentikan karena masih menunggu hasil evaluasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).
Kepala Disperkim Kotim Ahmad Sarwo Oboi melalui Kepala Seksi Pemantauan dan Evaluasi Prasaran Sarana dan Utilitas Umum Rian Afriyandi mengatakan, pemeliharaan PJU sudah mulai dilaksanakan kembali untuk wilayah Kotim. Pihaknya sudah mendapatkan rekomendasi TP4D untuk terus melanjutkan pemeliharaan PJU secara rutin.
”Pemeliharaan sudah mulai kami laksanakan kembali dan sudah jalan satu minggu ini. Kami sudah mendapatkan rekomendasi dari TP4D. Sebelumnya memang pemeliharaan sempat kami hentikan hampir lima bulan karena tidak mau dianggap menyalahi aturan. Sekarang kami sudah diizinkan melaksanakan pemeliharaan kembali didampingi Tim TP4D,” kata Rian, Selasa (6/11).
Selama satu pekan berjalan, dia bersama petugas Disperkim lainnya melakukan pemeliharaan ruas jalan protokol yang sebelumnya sempat padam dan tak tertangani.
”Kami kemarin sudah tangani dan lakukan pemeliharaan di kawasan hutan kota. Sekelilingnya sudah dipasang bolam penerangan, karena sebelumnya ada permintaan dari Kelurahan Sawahan untuk dipasang penerangan. Lalu di dekat pasar kramat yang juga rawan kecelakaan, sudah kami pasang penerangan dan sekarang pemeliharaan PJU di Jalan Ahmad Yani,” ujarnya.
Lebih lanjut Rian mengimbau masyarakat agar menjaga dan memelihara PJU di ruas jalan perkotaan. Menurutnya, bolam PJU kerap dicuri oknum yang tak bertanggung jawab.
”Harapannya, masyarakat tolonglah menjaga agar memelihara PJU di Kota Sampit, karena ini untuk penerangan masyarakat seluruhnya. Jangan malah dicuri oleh tangan-tangan usil yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (hgn/ign)