SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Kamis, 29 November 2018 15:20
Warga Kelampangan Gelar Fogging dan Gotong Royong
GOTONG ROYONG: Lurah Kalampangan, Hadi Suwandoyobersama warga saat melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan untuk mencegah penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Warga sekaligus mendapatkan sosialisasi kesehatan dari tim penyuluh kesehatan.(AGUS FATARONI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA - Warga Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya,gencar bergotong royong membersihkan lingkungan. Hal tersebut dilakukan mengingatdi wilayah itu telah ditemukan kasus Demam BerdarahDengue (DBD) DBD.

“Ya, ada empat warga Kalampangan yang terpapar DBD. Bahkan itu semuanya satu keluarga. Pihak Kelurahan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan telah melakukan fogging terutama di rumah warga yang sudah endemik DBD tersebut,” ungkap Lurah Kalampangan, Hadi Suwandoyo, usai mendampingi Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat pasien DBD di Rumah Sakit Palangka Raya di Kalampangan, Rabu (28/11).

Hadimelanjutkan, pengasapan atau fogging tidak dilakukan menyeluruh di lingkungan warga Kalampangan, namun hanya sebatas pada rumah warga yang sudah kena wabah DBD.Hal itu juga berdasarkan observasi pihak kesehatan.

Dijelaskannya, fogging bukan jalan satu-satunya mencegah DBD, karena  tetap ada efek sampingnya. Maka dari itu yang lebih pentingmenurutnya adalah bagaimana warga memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Nah, gotong royong inilah yang terus kami galakkan,” cetus Hadi.

Upaya memaksimalkan kegiatan gotong royong dengan membersihkan lingkungan ini pun kata Hadi, juga sejalan dengan instruksi Wali Kota Palangka Raya yang meminta masyarakat di kelurahan melakukan pencegahan bersama wabah DBD.

“Bersamawarga di lingkungan  RT/RW kami melakukan pencegahan DBD melalui gotong royong,terutama pada daerah yang rawan menyebarnya jentik-jentik nyamuk pembawa virus yang mematikan tersebut,” imbuh Hadi.

Selain gotong royong lanjut Hadi, pihaknya juga bekerjasama dengan dinas kesehatan maupun rumah sakit untuk melakukan sosialisasi bahaya DBD, langsung dilakukan kelapangan.

“Jadi bukan sekedar sosialisasi semata, akan tetapi ada action mengajak masyarakat membersihkan lingkungan, sembari menginformasikan dan membagikan serbuk Abate yang disediakan dinas kesehatan untuk mencegah penyebaran DBD,” pungkasnya.(agf/gus)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers