MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 06 Agustus 2019 15:36
Lamandau Siap Pecahkan Rekor Muri Makan Keladi
TESTER: Bupati Lamandau Hendra Lesmasa saat mencoba masakan coto keladi korup matah.(RIA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, NANGA BULIK – Keladi merupakan salah satu jenis tumbuhan yang umbi dan batangnya bisa dimakan dan diolah menjadi berbagai makanan. Tanaman itu bisa tumbuh di berbagai jenis tanah. Akan tetapi, sebagian besar keladi memerlukan perlakuan khusus sebelum dimasak agar tidak gatal. 

Di Kabupaten Lamandau, keladi tumbuh bisa dibilang unik, yakni bisa dimakan langsung setelah dikupas, alias masih mentah. Tidak akan menimbulkan gatal walaupun belum dimasak, sehingga masyarakat sering menyebutnya dengan nama keladi korup matah.

Pada peringatan hari jadi ke-17 Kabupaten Lamandau tahun ini, Pemkab Lamandau berencana menggelar acara makan coto keladi korup matah dengan peserta terbanyak. Kegiatan itu juga sekaligus dalam rangka pencatatan Museum Rekor Indonesia.

”Kami telah bersurat ke MURI untuk pengajuan pencatatan rekor tentang makan coto keladi korup matah dengan peserta terbanyak dengan jumlah 1.700 mangkuk. Ini adalah pencatatan pertama dan pada 19 Juli lalu kami sudah mendapat surat persetujuan untuk pencatatan rekor tersebut," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lamandau Irwansyah.

Sementara itu, Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengatakan, pencatatan rekor Muri itu sebagai bentuk kebanggaan terhadap kekayaan daerah. Serta sebagai langkah daerah untuk memperkenalkan keladi korup matah ini secara luas.

Pelaksanaannya direncanakan bersamaan dengan hari ulang tahun Lamandau pada 7 Agustus di halaman kantor Bupati Lamandau. Selain makan coto keladi, juga ada pesta rakyat yang menyediakan ribuan jenis kuliner khas Lamandau lainnya.  

”Bedanya dengan rekor Muri yang lain, karena keladi korup matah ini sudah diakui sebagai  milik kami, sehingga jadi kewajiban bagi kami menyosialisasikannya," ujar Hendra.

Hendra menuturkan, karena telah dibudidayakan dengan baik, diharapkan keladi korup matah bisa jadi produk unggulan daerah. Baik untuk produk tanaman maupun makanan olahannya. Sebab, makanan apa pun yang berbahan baku pati atau terigu bisa digantikan. Keladi dengan umur panen cukup, mengandung pati yang sangat tinggi. 

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan kabupaten Lamandau Sunarto mengatakan, dalam pemecahan rekor Muri itu pihaknya bertanggung jawab menyediakan bahan baku. Dalam beberapa tahun terakhir, para petani sangat antusias menanam keladi korup matah yang sangat laku dan bernilai ekonomis tinggi di pasaran. 

”Keladi korup matah ada dua jenis yang berwarna putih dan kuning. Endemik tumbuh di daerah kecamatan  delang dan batangkawa. Kelebihannya tidak gatal seperti keladi lain,  bahkan metah pun bisa dimakan langsung," ungkap Sunarto. (mex/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers