SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

KOTAWARINGIN

Jumat, 20 September 2019 11:29
Pemkot Minimalisir Dampak Kabut Asap
BAGI MASKER: Kasubag Protokol Komunikasi Setda Kota Palangka Raya Hadriansyah membagikan masker untuk meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat.(DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya berupaya meminimalisir dampak kabut asap pada kesehatan masyarakat. Hal itu dilakukan dengan membagikan ribuan masker kepada pengguna hjalan. Kegiatan itu dilakukan bersama Kwatir Daerah Kalimantan Tengah, Kamis(9/9).

Protokol Komunikasi Setda Kota Palangka Raya Hadriansyah mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kekhawatiran pemerintah terkait dampak asap bagi kesehatan. Terlebih kalangan perempuan, anak-anak, dan lansia dari bahaya penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

”Kami bagikan ribuan masker untuk masyarakat. Langkah ini mendukung sikap tanggap pemerintah meminimalisir bahaya karhutla. Terutama terkait kesehatan pernapasan. Ini salah satu upaya pemerintah bersama pihak lain agar masyarakat terhindar dari bahaya ISPA,” ujarnya.

Hadriansyah menuturkan, berbagai langkah dan upaya telah dilakukan pemerintah. Bahkan, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin sudah beberapa kali turun langsung melakukan upaya pemadaman dan memberikan imbauan pada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dengan alasan apa pun.

”Pemerintah terus berusaha. Salah satu langkahnya melalui kegiatan ini. Karena itu, stop pembakaran dan mari sama-sama jaga lingkungan agar asap ini bisa berlalu. Termasuk terus mendukung langkah konkret pemerintah dalam penanganan maupun penanggulangan karhutla,” ujarnya.

Hadrianysah menegaskan, Pemkot Palangka Raya terus berkomitmen mengantisipasi karhutla dengan memberikan imbauan, pendekatan sosial budaya, poster, dan spanduk.

”Pak Wali sudah menginstruksikan agar tidak membakar lahan. Berbagai pihak juga menyebarkan maklumat larangan tidak membakar hutan dan lahan kepada masyarakat dan perusahaan. Termasuk terus menciptakan sistem informasi yang mudah diakses dan dimengerti agar penanganan karhutla lebih baik,” pungkasnya. (daq/ign)


BACA JUGA

Kamis, 14 Agustus 2025 12:18

Maksimalkan Penataan Melalui Rapat Integrasi GTRA

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar Rapat Integrasi Penataan Aset…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:18

Pemda Bagikan 500 Lembar Bendera Merah Putih

SUKAMARA–Menyambut HUT RI ke-80, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:18

Lamandau Borong Piala di Peda KTNA XIV

NANGA BULIK - Kontingen Lamandau berhasil memborong sejumlah penghargaan pada Pekan…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:15

Warga Desa Hampalit Krisis Air Bersih, Pemkab Katingan Harus Bertindak

KASONGAN – Warga Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan,…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:26

Anggota Paskibraka Diminta Siapkan Diri Jelang Upacara HUT RI ke-80

SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, meminta seluruh anggota Pasukan Pengibar…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:25

Bantuan Seragam dan Tas Sekolah Mulai Disalurkan di Sukamara

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:25

Pemkab Lamandau Apresiasi Storytelling Contest 2025

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau memberikan apresiasi atas…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:19

DPRD Desak PDAM Katingan Segera Bayar Tunggakan Gaji Karyawan

KASONGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan memberikan…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:11

Bupati Sukamara Pimpin Upacara di SDN Cabang Barat

SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, memimpin upacara bendera di SDN…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:10

Puskesmas Sukamara Sediakan Pemeriksaan USG Gratis bagi Ibu Hamil

SUKAMARA – Puskesmas Sukamara kini menyediakan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers