MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 05 Desember 2019 10:17
Gunakan FSVA Petakan Kerawanan Pangan
PETA: Penyerahan Peta tematik (FSVA) oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotim Hanif Budinugroho kepada Staf Ahli Kemasyarakatan SDM Bupati Kotim Agus Suryo Wahyudi, di sela - sela rapat koordinasi dewan ketahanan pangan di aula kantor Bappeda Kotim, Rabu (4/12).(YUNI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT— Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin (Kotim) menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan. Memalui Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) yang merupakan peta ketahanan pangan dan kerentanan pangan Kotim.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hanif Budinugroho menjelaskan, daerah yang rentan terhadap kerawanan pangan, dan mengapa daerah tersebut rentan terhadap kerawanan pangan? Dapat kita lihat dari FSVA. Sehingga pemerintah dapat mengambil langkah untuk melakukan penangannya.

Arah kebijakan pembangunan ketahanan pangan di Kotim bersifat terpadu berintikan struktur organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait, serta bersifat kegiatan lintas sektoral yang dilaksanakan secara bertahap, dilakukan assesment setiap tahun untuk melihat kemajuan program.

Adapun analisis komposit FSVA menggunakan enam prioritas. Prioritas utama yang menggambarkan tingkat kerentanan pangan wilayah yang paling tinggi, sedangkan prioritas enam menunjukkan wilayah dengan tingkat ketahanan pangan yang paling baik.

“FSVA merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan. FSVA mampu menyediakan informasi bagi pengambil keputusan dalam perencanaan program, penentuan sasaran serta intervensi kerawanan pangan dan gizi,” terangnya.

Dengan kata lain, wilayah prioritas satu memiliki tingkat risiko kerawanan pangan yang lebih besar dibandingkan wilayah lainnya sehingga memerlukan perhatian segera. Meskipun demikian, wilayah yang berada pada prioritas satu tidak berarti semua penduduknya berada dalam kondisi rawan pangan, juga sebaliknya wilayah pada prioritas enam tidak berarti semua penduduknya tahan pangan.

Sementara itu lokus penanganan pangan diwilayah desa diprioritaskan di desa-desa  prioritas satu sampai tiga yang tersebar di Kecamatan Mentaya Hilir selatan, Teluk Sampit, Pulau Hanaut, Seranau, Mentaya Hilir Utara, Kota Besi, Cempaga, Cempaga Hulu, Tualan Hulu, Bukit Santuai, Antang Kalang, dan Telaga antang.

“Selain juga terhadap desa yang lokasinya jauh dari ibu kota kabupaten atau wilayah yang berbatasan dengan kabupaten lain serta desa di kabupaten yang menghadapi  kendala akses fisik terhadap sumber pangan, desa pemekaran yang fasilitas, infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masih terbatas,” tutupnya.

Hanif Budinugroho mengatakan meskipun produksi beberapa komoditi pangan mengalami peningkatan dari tahun - tahun sebelumnya tapi ternyata ketersediaan pangan dari produksi dalam negeri masih belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan pangan yang terus meningkat. (yn/dc)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 14:15

Tim Javana B Kampiun Liga Smansa 2020

SAMPIT – Liga Smansa (SMAN 1 Sampit) kembali dilaksanakan tahun…

Jumat, 24 Januari 2020 14:01

Apeesss.. Rp 6,9 Miliar Raib untuk Bisnis Karet

SAMPIT – Penipuan dengan modus cek palsu mulai memasuki persidangan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:15

Jelas! Jilbab Wajib Bagi Perempuan

Bismillah. Sungguh mengherankan pada hari ini, ada sebagian orang atau…

Jumat, 24 Januari 2020 10:03

Dua Desa di Kotim Seleksi Ulang Pilkades

SAMPIT – Dua desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yaitu,…

Kamis, 23 Januari 2020 16:31

Mobil Diambil Paksa Leasing, Pemilik Lapor Polisi dan DAD

SAMPIT–Aksi debt collector membuat Dian Arsandi kelimpungan. Warga Pangkalan Bun,…

Kamis, 23 Januari 2020 11:55

Sistem Zona Parkir di Sampit akan Dievaluasi

SAMPIT—Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengevaluasi zona parkir yang…

Kamis, 23 Januari 2020 11:28

Tanam Buah-buahan Lokal, Kampanyekan Satu Biji untuk Bumi

Hari Sejuta Pohon menjadi penanda gerakan peduli lingkungan yang dilaksanakan…

Rabu, 22 Januari 2020 17:28

Appernas Jaya Ajukan Penambahan Kuota Rumah Subsidi

SAMPIT– Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas) Jaya mengajukan penambahan…

Rabu, 22 Januari 2020 17:20

SMK N 2 Sampit Gelar Pembekalan PKL

SAMPIT – SMK N 2 Sampit membekali siswa-siswinya untuk mempersiapkan…

Rabu, 22 Januari 2020 15:20

Dua Pemuda Curi Alat Musik Gereja

KASONGAN - Dua pemuda berinisial N dan M diringkus polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers