MANAGED BY:
MINGGU
12 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27
Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka
DIRAWAT ; Rika (15) saat mendapat perawatan di Puskesmas Desa Runtu, kecamatan Arut Selatan. Gadis remaja ini terluka di lutut dan mulutnya setelah terjatuh karena kaget melihat buaya saat berada di jamban terapung, Jumat (31/1).(ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah luar Kota Pangkalan Bun. Kali ini buaya muncul di Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan, Jumat (31/1) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kemunculan Reptil berbahaya itu membuat salah seorang warga desa tersebut terluka. Rika (15), warga RT 03 di desa itu terluka pada bagian kaki dan mulutnya akibat terjatuh saat mencoba menghindar karena kaget melihat buaya besar itu. Saat kejadian, gadis remaja itu sedang buang hajat di salah satu jamban terapung di Sungai Arut yang melintasi desanya, Jumat (31/1) pukul 10.00 WIB.

Menurut warga setempat, Gusti Jamhari, peristiwa tersebut bermula saat Rika sedang buang hajat di salah satu jamban yang banyak terdapat di tepi Sungai Arut di Desa Runtu.

Ketika buang hajat, perempuan yang sudah tidak bersekolah itu melihat kepala buaya yang mendekatinya. “Dia kaget dan berlari keluar dari jamban. Mungkin karena sangat takutnya dia tidak memperhatikan keadaan lantai jamban hingga akhirnya terjatuh dan terperosok. Saat itu selain kaki ada juga luka di bibirnya karena terbentur jamban,” katanya.

Sementara itu, buaya tersebut langsung menjauh. Hewan buas itu diduga juga kaget ketika Rika secara tiba - tiba berlari menghindarinya. Peristiwa tersebut disaksikan oleh ibu Rika yang saat itu juga berada di jamban untuk mencuci pakaian.

“Bukan disambar buaya, menurut keterangan ibunya, anak ini kaget melihat buaya saat buang hajat. Dia dan buaya sama- sama kaget. Karena anak ini ketakutan, dia lari keluar dan terjatuh hingga terperosok. Mulutnya berdarah, lututnya itu karena luka terperosok, kalau disambar buaya kondisinya enggak mungkin seperti itu,” terangnya, saat ditemui di Pangkalan Bun, Jumat (31/1).

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers