SAMPIT-Diam-diam pasangan Taufiq Mukri-Supriadi sudah mengamankan dua partai politik, Golkar dan Nasdem. Dua parpol itu sudah menerbitkan formulir model B.1-KWK tentang Persetujuan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur.
Kini Supriadi memastikan dirinya bersama Taufiq akan maju dalam Pilkada Kotim. Dia menyatakan sebagai pasangan paling siap. Koalisi Golkar-Nasdem sudah cukup untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan total 10 kursi di DPRD Kotim.
Meski begitu, Supriadi masih enggan membeberkan kabar ini. Dia beralasan akan menyampaikannya sepulang dari Jakarta. Ini merupakan hasil Taufiq-Supriadi bergeriliya di Jakarta untuk mengurus B1KWK dari DPP Golkar dan Nasdem yang akan mengusungnya.
”Nanti saja kami akan lakukan jumpa pers dengan kawan-kawan media. Jadi tunggu saja, yang jelas Pantas (akronim pasangan Taufiq Mukri dan Supriadi) sudah bisa dipastikan akan menjadi salah satu kontestan di Pilkada Kotim 2020 ini,” kata Supriadi kemarin.
Kabarnya, Surat Keputusan DPP Partai Golkar dan Nasdem berupa B1KWK yang didapatkan dari Taufiq-Supriadi itu buah dari lobi tingkat atas. Keduanya sejak awal sudah getol mengkoalisikan Golkar-Nasdem. Konon, Supriadi melakukan lobi di pusat melalui anggota DPR RI Prananda Surya Paloh yang juga anak dari Ketua Umum Nasdem.
Supriadi merupakan politikus yang terkenal punya kemampuan lobi di pusat. Nasdem yang awalnya digadang gadang akan mengusung Suprianti, kini justru menjatuhkan pilihan kepada Taufiq-Supriadi.
Supriadi menyatakan sudah membentuk tim di semua tingkatan. Dia mengklaim memiliki elektabilitas paling tinggi dibanding kandidat lainnya.
"Sampai saat ini yang sudah berpasangan boleh dibilang hanya Pantas saja. Yang lain belum ada. Kami tinggal menunggu waktu pendaftaran saja di KPU," tegas Supriadi.
Supriadi terus menyosialisasikan diri sebagai pasangan yang akan maju di Pilkada Kotim dengan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. "Pantas mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat Kotim," tandasnya.
Sementara itu dari dinamika yang berkembang, bakal calon yang sudah memastikan diri maju yakni Taufiq-Supriadi. Sementara itu Halikinnor-Parimus baru mendapatkan surat penugasan dari Partai Demokrat yang hanya memiliki 5 kursi di DPRD. Sedangkan Suprianti-Sanidin rencananya bakal diusung PKB dan Gerindra dengan jumlah 9 kursi DPRD.
Muhammad Rudini-Jhon Krisli kabarnya juga akan maju bersama. Mereka mengupayakan PAN sebagai perahu dan wajib mencari teman koalisi.
Sejauh ini Hanura,PKS, Perindo masing-masing 1 dan PDI Perjuangan 7 kursi kursi belum tampak arah koalisinya.
Kini, giliran pasangan M Rudini Darwan Ali dan HM Jhon Krisli yang bakal berpasangan, bahkan pasangan ini mengklaim sudah mengantongi dukungan dari partai politik.
"Saya rencananya akan bersama Pak Rudini maju pada Pilkada 2020 ini sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kotim," kata Jhon.
Jhon memastikan keduanya sudah mendapat dukungan partai. Soal partai apa yang akan mengusung, Jhon enggan membeberkannya. Jhon mengklaim untuk partai politik yang akan mengusung keduanya sudah memenuhi jumlah syarat minimal 8 kursi.
Rudini saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur. Dia juga merupakan Ketua DPD PAN Kabupaten Kotim. (ang/yit)