MANAGED BY:
SELASA
09 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Selasa, 01 September 2020 10:29
Dayak Bersatu Tolak Transmigrasi Baru
AKSI DAMAI : Ratusan masyarakat ADB menyampaikan pernyataan sikap melalui DPRD Kalteng dan Pemerintah Provinsi terkait penolakan transmigrasi baru di Kalteng, Senin (31/8).(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Dayak Bersatu (ADB) menolak rencana pemerintah pusat yantg akan menempatkan ribuan transmigrasi baru dari luar Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2021 mendatang.

Juru Bicara ADB Ingkit Djaper mengatakan, pemerintah pusat tidak perlu menyelesaikan persoalan kemiskinan di pulau Jawa dengan mendatangkan transmigrasi ke Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya hal tersebut dinilai sebagai suatu solusi, namun justrus akan membuat masalah baru di provinsi ini.

“Selama ini warga transmigrasi dari luar Kalteng mendapat berbagai fasilitas, mulai dari rumah, listrik, tanah bersertfikat dan jatah hidup selama dua tahun. Sedangkan masyarakat lokal tidak pernah menikmati program seperti itu,” katanya saat aksi damai penolakan transmigrasi baru, Senin (31/8).

Penolakan tersebut juga dilatarbelakangi, bahwa pelaksanaan transmigrasi baru dengan mendatangkan warga dari luar Kalteng dianggap sebagai sebuah bentuk perampasan dan pemiggiran terhadap hak-hak politik, hak budaya dan hak ekonomi masyarakat Dayak.

Ingkit menyebut, untuk menciptakan suatu keadaan yang aman, harmonis dan kesejaterhaan masyarakat, maka semestinya pemerintah pusat lebih memprioritaskan pemerataan bagi masyarakat Dayak di segala bidang. Dengan begitu tidak ada lagi kesenjangan yang terjadi di Kalteng, khususnya terhadap masyarakat Dayak.

“Kami tidak anti terhadap suku manapun, namun kami hanya menolak transmigrasi baru yang mendatangkan ribuan warga dari luar Kalteng. Ini harus menjadi catatan bagi pemerintah daerah dan pusat,” ucapnya.

Terkait penolakan transmigrasi baru dari luar Kalteng ini tidak hanya untuk tahun 2021 saja, melainkan penolakan tersebut untuk jangka panjang. Bahkan pihaknya menuntut moratorium kembali dan menghentikan penempatan transmigrasi dari luar Kalteng untuk selama-lamanya.

“Pemerintah tidak perlu menyelesaikan persoalan lama dalam hal ini kemiskinan di pulau Jawa dengan membuat persoalan baru di Kalimantan,” tegasnya.

Terlepas dari persoalan transmigrasi tersebut, pihaknya menuntut adanya transparansi pelaksanaan program food estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. Masyarakat Dayak wajib dilibatkan dalam program ini, baik sebagai tenaga pengawas, tenaga lapangan, tenaga teknis dan tenaga ahli dalam program strategis nasional tersebut.

“Ya, ini bertujuan untuk meyakinkan masyarakat Dayak bahwa pemerintah ataupun negara hadir untuk mereka. Program food estate ini harus mampu memberdayakan, mensejahterakan hingga meningkatkan sumber daya masyarakat lokal,” pungkasnya. (sho/fm)


BACA JUGA

Minggu, 03 April 2022 13:27

Rawan Karhutla di Jekan Raya

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya menyebutkan, lahan gambut…

Selasa, 22 Maret 2022 12:32

Mulus Dong..? 80 Persen Jalan Kota Palangka Raya Sudah Diperbaiki

Pemerintah Kota Palangka Raya tengah menggenjot pembangunan sektor infratruktur jalan …

Minggu, 20 Maret 2022 14:55

Melawan saat Ditangkap, Dua Pelaku Tumbang Ditembak Polisi

Aparat Polresta Palangka Raya berhasil meringkus tiga pelaku komplotan spesialis…

Minggu, 20 Maret 2022 14:51

Harga Minyak Goreng di Palangka Raya Kembali Meresahkan

Setelah pemerintah mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET), harga minyak goreng…

Jumat, 18 Maret 2022 12:14

Kebakaran Lahan Nyaris Melahap Sirkuit Balapan

Quick Respon dilakukan para personel Sat Samapta Polresta Palangka Raya,…

Jumat, 18 Maret 2022 12:12

Cari Keadilan, Asang Mengadu ke Komnas HAM dan Menkopolhukam

Perjuangan H. Asang Triasha memperoleh keadilan terus berlanjut. Setelah melaporkan…

Kamis, 17 Maret 2022 12:33

Kejati Siap Terlibat Sengketa Bandara Tjilik Riwut

Kejaksaan Tinggi Kalteng berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura dan BPN…

Kamis, 17 Maret 2022 12:24

Sidang Gugatan ke Bandara Tjilik Riwut Senilai Rp 264 Miliar Ditunda gara-gara Ini

Sidang kasus sengketa lahan Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mulai…

Selasa, 15 Maret 2022 13:01

ASTAGA!!! Migor Baru Datang Langsung Ludes, Minyak Jelantah Jadi Incaran, Merek Baru Bermunculan

SAMPIT – Minyak goreng di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama…

Selasa, 15 Maret 2022 12:35

Pegang Dada Pemotor Ini Tiba-Tiba Wafat saat Menepi

PALANGKA RAYA- Kematian tak diharapkan menimpa pria berinisial SMJ (54)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers