MANAGED BY:
SELASA
27 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Rabu, 03 Maret 2021 12:13
Agustiar Siap Pasang Badan untuk Hak Masyarakat Lokal
PERJUANGKAN HAK RAKYAT: Anggota DPR RI Dapil Kalteng Agustiar saat kunjungan kerja ke Kotim, Senin (1/3) lalu.(YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalteng Agustiar Sabran menyatakan siap pasang badan untuk masalah hak-hak masyarakat lokal. Dia menilai masih banyak perusahaan belum merealisasikan kewajiban plasma dan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

”Meskipun tidak semua perusahaan seperti itu, tapi memang ada sebagian dan memang masih banyak yang begitu," ujarnya, Senin (1/3) lalu.

Agustiar meminta perusahaan tidak memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat lokal. Menurutnya, kesejahteraan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perusahaan, seperti perusahaan besar swasta (PBS) sebagai mitra yang berinvestasi di tanah Kalteng.

”Masyarakat lokal sering tidak diberdayakan. Sebenarnya itu tanggung jawab kita semua,” katanya.

Dia berharap agar dunia investasi di Kalteng, termasuk di Kotawaringin Timur (Kotim) bisa benar-benar memberikan multiefek yang mengena kepada masyarakat. Khususnya dalam investasi perkebunan besar.

Agustiar juga mempertanyakan CSR perusahaan. Begitu juga plasma yang menurutnya tidak terealisasi. Padahal, CSR dan plasma tersebut sangat membantu kemajuan masyarakat.

”Ada CSR, tapi tidak ada uangnya. Ada plasma, tapi tidak ada tempatnya. Tidak ada uangnya. Jadi, agar ada kejelasan untuk menghindari kecemburuan sosial," tegasnya.

"Ganti rugi lahan semaunya saja. Meskipun belum diganti, tetap digarap juga. Hal seperti itu yang bisa memicu sering terjadi sengketa meski tidak semuanya begitu," tambahnya.

Dia berharap PBS perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi di Kalteng agar memberikan perhatian lebih besar kepada warga setempat agar tidak menimbulkan kecemburuan yang bisa berujung konflik sosial.

”Perhatian terhadap warga setempat untuk diberdayakan sebagai tenaga kerja juga masih kurang. Konflik itu muncul sedikitnya karena faktor kecemburuan sosial. Warga setempat tidak bekerja, nganggur," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, terkadang masyarakat lokal hanya menyaksikan dan menjadi penonton. Hal itulah yang sering menimbulkan kecemburuan sosial, sehingga dia tidak ingin kisah suram di masa lalu terulang lagi dan bersama-sama menata ke depannya agar lebih baik.

”Jangan sampai masyarakat lokal tersinggung. Justru harus diberdayakan untuk kepentingan bersama juga. Supaya orang berinvestasi juga merasa nyaman," ujarnya.

Agustiar melanjutkan, semua pihak terkait harus bijaksana mencari jalan keluar apabila terjadi hal semacam itu, seperti ganti rugi lahan dan lainnya. ”Jangan sampai menyalahkan sepihak saja, karena banyak faktor. Kami siap pasang badan untuk kebaikan," tegasnya.

Aparat keamanan juga diminta bijaksana mengambil langkah penyelesaian yang melibatkan masyarakat lokal. Sebab, kadang masyarakat hanya membela haknya saja. ”Harapannya, lakukan secara persuasif untuk menangani hal ini, karena tidak semua salah mereka," tandasnya. (yn/ign)


BACA JUGA

Senin, 26 September 2022 15:00

Rumah Korban Sering Jadi Wadah Nongkrong

PALANGKA RAYA- Saat kejadian, kondisi situasi sudah lumayan sepi. Gerimis.…

Senin, 26 September 2022 14:59

24 Mata Luka di Tubuh Dua Jenazah

PALANGKA RAYA- Maya langsung meneteskan air mata saat melihat jenazah…

Senin, 26 September 2022 12:37

Saksi Kunci Masih Trauma, Polisi Masih Buru Pelaku Pembantaian Pasutri

PALANGKA RAYA – Aparat Polresta Palangka Raya belum bisa menggali…

Senin, 26 September 2022 12:35
Diharapkan Ungkap Perusahaan tanpa HGU

Pusat Turunkan Tim Gabungan, Audit Perkebunan di Kotim

SAMPIT – Pemerintah pusat menurunkan tim gabungan untuk mengaudit sejumlah…

Sabtu, 24 September 2022 14:16

Pilkada Kotim 2024, Kuat-kuatan Lobi Jaringan Elite

SAMPIT – Mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah tak cukup…

Jumat, 23 September 2022 14:50

Pilkada 2024 di Kotim, Pertarungan Wajah Lama

SAMPIT – Sosok yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah…

Senin, 19 September 2022 10:52
Pelanggan Menunggak Bisa Disebut Kejahatan

Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Mentaya Sampit Capai Rp 4,7 Miliar

Tunggakan pelanggan menjadi persoalan yang kerap dihadapi Perusahaan Daerah Air…

Senin, 19 September 2022 09:28

Akibat Perkebunan Tak Kantongi HGU di Kotim, Merugi Setengah Triliun Per Tahun

SAMPIT – Aktivitas perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tak mengantongi…

Senin, 19 September 2022 09:26

Ancaman Mematikan di Tengah Air Pasang, Kemunculan Buaya ”Raksasa” Resahkan Warga

SAMPIT – Air sungai yang pasang seiring dengan tingginya curah…

Jumat, 16 September 2022 10:21

Kutuk Keras Perdagangan Anak Pal 12 Sampit

SAMPIT– Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson mengutuk…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers