MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 13 Oktober 2020 13:51
Tak Ada Izin, Pengunjuk Rasa Batal Beraksi
SIAGA : Beberapa personel Polri dan kendaraan taktis terlihat bersiaga dan disiagakan di depan kantor DPRD Kalteng terkait adanya informasi akan ada unjuk rasa kembali tentang penolakan UU Cipta Kerja.(FOTO DODI RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA- Aksi lanjutan penolakan Undang-Undang Cipta Kerja batal dilakukan. Hal itu lantaran tidak memiliki izin dari aparat kepolisian. Namun tetap penjagaan ketat diberlakukan oleh kepolisian dengan menurunkan ratusan personilnya guna menjaga kondisi keamanan dan ketertiban dari kegiatan unjuk rasa.

tetapi diketahui kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh masyarakat tersebut batal dilakukan, kendati demikian petugas yang telah mempersiapkan diri tetap standby di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2020) siang.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri menekankan bahwa pihaknya menurunkan kekuatan full dalam menghadapi jika ada aksi demonstrasi kembali di kantor DPRD Kalteng. Bahkan tidak segan-segan menindak tegas secara terukur jika ditemukan ada para pendemo bersikap anarkis.   

”Kami sampaikan jika kedepan ada aksi, maka tidak akan ada izin pelaksanaan kegiatan tersebut. Jika melakukan aksi, tetap harus menerapkan protokol kesehatan dan jangan sampai melakukan aksi anarkis,” tekannya.

Jaladri menekankan,  sebab instruksi berlaku adalah jika pelaku demo melakukan aksi anarkis dan tertangkap siapapun tidak diperkenankan untuk mengeluarkan atau menangguhkan proses hukum sampai persidangan dan ditahan  apapun alasannya.”Ini sudah menjadi komitmen untuk dilaksanakan,” tegasnya saat diwawancarai Radar Sampit, Senin (12/10).

Dia menyampaikan pula, sebenarnya ada informasi aka nada aksi kembali di kantor DPRD Kalteng, Senin (12/10). Namun ada surat pemberitahuan melalui wa tetapi tidak diketahui siapa pengirimannya, dalam surat itu menunda pelaksanaan aksi karena tidak ada izin dari kepolisian.

”Namun pada prinsipnya sesuai perintah kapolri melalui Polda Kalteng, bahwasannya seluruh kegiatan pengumpulan masyarakat, terlebih dalam aksi demo sampai kapanpun tidak akan dizinkan, terlebih ditengah wabah penyebaran virus korona ini. Walaupun tak jadi. Tapi personel tetap di siapkan kekuatan penuh,” tegasnya lagi.

Jaladri menambahkan berterima kasih kepada mahasiswa, namun kedepannya jika menyampaikan aspirasi bisa dilaksanakan dengan damai dan tertib secara intelektual dan tidak perlu mengerahkan massa dalam beraksi unjuk rasa.”Jadi secara intelektual saja berunding, terlebih dari pihak pimpinan DPRD Kalteng membuka pintu dan bersedia berunding kapanpun.” pungkasnya.

Sementara itu beredar surat penundaan aksi. Namun tak diketahui penanggung jawabnya, hanya mencantumkan beberapa organisasi kemahasiswaan. Dalam surat itu tertulis sehubungan dengan keluarnya Surat Pemberitahuan dari Kepolisian Nomor : B/1084/X/YAN.2.1/2020 dengan  perihal ”Tidak  merekomendasikan  kegiatan  untuk  unjuk  rasa  dan  tidak  diterbitkannya  STTP kegiatan Aksi dari Aliansi Gerakan 12 Oktober Palangka Raya”,” tegasnya.

Perwakilan Ketua masing–masing Lembaga atau organisasi sesuai kesepakatan dengan terpaksa menunda aksi dengan pertimbangan, berdasarkan surat Nomor : B/1084/X/YAN.2.1/2020 sehingga pihak kepolisian dapat membubarkan aksi massa yang berdampak pada tidak tercapainya tujuan aksi.

Selain itu, mempertimbangkan faktor keselamatan  dan  keamanan massa  aksi .Apabila terjadi  pembubaran secara paksa. Sehubungan hal itu langkah–langkah yang  akan lakukan adalah mengirimkan kembali surat pemberitahuan aksi kepada Polresta untuk pelaksanaan aksi selanjutnya.

Aksi direncanakan pada hari Kamis, 15 Oktober 2020. Sekaligus membuat dan  membagikan  selebaran  yang berisi  edukasi  terkait  penolakan  Undang-Undang  Cipta Kerja  pada masyarakat. Yakni bangunkan kekuatan  massa dengan menguatkan solidaritas pada korlap massa aksi yang mendapat intimidasi / ancaman.Demian tertulis dalam surat tersebut.

Pantauan Radar palangka, lebih dari 1.000 personel gabungan dikerahkan, tak hanya personel TNI dan Polri, tetapi juga tim Satgas Covid-19, Satpol PP dan unsur-unsur organisasi lainnya. Beberapa kendaraan taktis pun bersiap untuk mengamankan aksi. Namun sampai malam hari, tidak ada aksi terjadi. tetapi direncanakan, Jumat (15/10) akan digelar unjuk rasa serentak secara nasional oleh sejumlah organisasi kemahasiswaan.(daq/gus)     

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 17:53

Gembong Narkoba Kakap di Palangka Raya Ditangkap

Operasi yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah…

Sabtu, 23 Oktober 2021 12:21

ALAMAKKK..!! Selama Pembelajaran Daring, Ratusan Pelajar di Kalteng Diam-Diam Menikah

 Selama sekitar dua tahun tidak pernah datang ke sekolah bersamaan…

Jumat, 22 Oktober 2021 12:49

Kampung Narkoba di Palangka Raya Dikepung, Segini Hasil yang Didapat Aparat

 Kawasan Puntun, Jalan Rindang Banua, yang selama ini dikenal sebagai…

Kamis, 21 Oktober 2021 23:17

Sertifikat Tanah Bermasalah Picu Sengketa, Gugat Tiga Instansi Sekaligus

Sengketa lahan di Kota Palangka Raya seolah tak berujung. Masalah…

Rabu, 20 Oktober 2021 10:02

Palangka Raya Terapkan PPKM Level 2 selama 21 Hari

Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:49

Pergoki Anaknya Gantung Diri di WC Umum, Begini Reaksi sang Ibu

Warga Kalimantan Tengah yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung…

Senin, 11 Oktober 2021 12:06

Gelandangan dan Pengemis di Palangka Raya Makin Banyak

 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menyoroti…

Kamis, 07 Oktober 2021 10:27

Laka Maut Bus Versus Truk, Sopir Bus Jadi Tersangka, Ini Kata Pak Polisi

Polresta Palangka Raya akhirnya menetapkan tersangka dalam kecelakaan maut antara…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:02

Tiga Kelurahan di Palangka Raya Masih Zona Merah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan, penyebaran Covid-19 di…

Selasa, 05 Oktober 2021 09:48

NGGA KENDOR..!! Tim Gabungan Masih Gencar Razia Tempat Hiburan

Guna memastikan situasi dan kondisi Kota Palangka Raya yang aman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers