SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Kamis, 14 Januari 2021 12:15
Hilang Sepekan, Kakek Ditemukan Mengambang
TEWAS MENGAMBANG: Warga dan petugas BPBD saat mengevakuasi mayat AK yang ditemukan mengambang di sungai desa setempat. Korban sempat dinyatakan hilang di Hutan Lada Manyam, Desa Bayat sejak Rabu (6/1) lalu.(ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK – Warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, AK (78), ditemukan tewas mengambang di Sungai Belantikan Raya. Sebelum ditemukan meninggal, kakek itu sempat dinyatakan hilang di kawasan Hutan Lada Manyam, Desa Bayat sejak Rabu (6/1) lalu.

Kapolsek Lamandau Ipda Herman Panjaitan mengatakan, saat itu salah seorang warga Desa Bayat melaporkan temuan mayat tersebut kepada Kaposyan Bayat Bripka Ari Dedy di kawasan Teluk Babui.

”Lokasi penemuan berjarak sekitar tiga kilometer dari Desa Bayat. Anggota dan petugas BPBD dibantu warga melakukan evakuasi,” katanya, Rabu (13/1).

Selanjutnya, mayat tersebut dibawa ke Desa  Bayat dan dilakukan identifikasi oleh keluarga yang melaporkan kehilangan tersebut. ”Kami panggil warga yang melaporkan kehilangan keluarganya guna identifikasi dan saat itu dipastikan mayat tersebut merupakan warga yang sempat dinyatakan hilang,” jelasnya.

Kapolsek juga menyebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ”Dari hasil pemeriksaan tim medis dan identifikasi kepolisian, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban juga menerima atas kondisi itu, kemudian korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” lanjut Kapolsek.

Saat dilaporkan hilang, polisi, BPBD, dan pihak keluarga dibantu warga setempat telah melakukan pencarian di kawasan Hutan Lada Manyam Desa Bayat. ”Menurut keterangan keluarga, korban tersebut sudah dua kali ini hilang. Selain sudah usia lanjut, korban mengalami kepikunan dan kurang pendengaran. Kami juga sempat menyebar pengumuman kepada masyarakat desa sekitar apabila melihat orang tersebut segera melaporkan ke pihak berwajib atau RT ataupun kepala desa,” pungkas Herman. (mex/sla/ign)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2024 12:22

Pentingnya Kolaborasi antara TNI dan Pemkab

SAMPIT - Kolaborasi antara TNI dan pemerintah kabupaten (pemkab) dinilai…

Rabu, 22 Mei 2024 12:21

Ada Delapan Misi dalam RPJPD 2025-2045

SAMPIT - Ada delapan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah…

Selasa, 21 Mei 2024 17:39

Eksekutif Usulkan Raperda Rencana Pembangunan 2025-2045

SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan pengantar atas…

Senin, 20 Mei 2024 16:58

TP PKK Kotim Tampil Memukau

SAMPIT – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten…

Jumat, 10 Mei 2024 16:26

Ajarkan WBP Budidaya Ikan Ramah Lingkungan

SAMPIT – Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan pelatihan…

Jumat, 10 Mei 2024 16:25

Kerja Sama Pemkab dan TNI Permudah Masyarakat

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap sinergitas antara…

Rabu, 08 Mei 2024 13:17

Belasan Desa Sebagai Lokus Stunting

SAMPIT - Sebanyak 16 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Rabu, 08 Mei 2024 11:13

Bupati Resmikan Kantor Sekretariat Pokja Bunda PAUD

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meresmikan Kantor Sekretariat Kelompok Kerja…

Rabu, 08 Mei 2024 11:13

Bupati Terkejut dengan Data Stunting

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengaku terkejut dengan data pemerintah pusat…

Senin, 06 Mei 2024 18:34

Keberagaman Jadi Modal Utama Memajukan Kotim

SAMPIT-Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dengan keberagaman budaya, suku dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers