MANAGED BY:
RABU
22 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 24 Februari 2021 15:17
WNA China yang Menambang Emas di Kobar akan Lama di Penjara

Selesai Hukuman, Selanjutnya Dideportasi

PENAMBANG ILEGAL : Dua Warga Negara Asing (WNA), Yin Zhejun dan Xiao Weiting asal Tiongkok yang beroperasi di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat saat pers rilis di Mapolres Kobar, Selasa (23/2).(SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN - Kepolisian Resor Kotawaringin Barat menetapkan dua Warga Negara Asing (WNA), Yin Zhejun dan Xiao Weiting sebagai tersangka tambang emas ilegal yang beroperasi di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat. 

Sebelum menjalankan tambang emas di Desa Sambi, dua warga Tiongkok tersebut menjalankan usaha serupa di Desa Penyombaan. Hasil tambang emas di Desa Sambi tersebut diduga mencapai ratusan kilogram. 

Tak hanya itu mereka juga menggunakan alat berat untuk mengeruk hasil emas di kawasan Hutan Produksi (HP) yang lokasinya sulit dijangkau masyarakat. 

Informasi dihimpun dari masyarakat Desa Sambi, lokasi tambang emas tersebut berjarak sekitar enam kilometer dari Jalan Poros Mengkahing. Untuk menyamarkan aktivitas pertambangannya, sekitar 500 meter dari lokasi tambang ditutup dengan tebangan pohon besar dan membuat galian semacam parit dalam untuk memutus akses masuk. 

Dua WNA Tiongkok tersebut ditangkap Satreskrim Polres Kobar setelah viralnya video aktivitas tambang di Desa Sambi pada 8 Februari 2021 lalu. Ada sekitar 31 barang bukti berupa alat pendukung pertambangan diantaranya satu unit alat berat, satu unit metal detektor, dan genset serta 27 jenis barang bukti lain termasuk bahan-bahan kimia. 

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah menegaskan bahwa WNA ini melakukan pertambangan emas dengan mengumpulkan material tambang yang mengandung emas dari lokasi tersebut. “Kemudian dilakukan proses selanjutnya yaitu dengan menyiramkan air ke material tambang yang sudah disimpan dalam kolam penampungan material,” ungkapnya, Selasa (23/2). 

Kemudian, kata Kapolres, untuk mempermudah penambangan tersebut para tersangka dibantu alat berat berupa ekscavator dan bahan kimia berupa air raksa, karbon, kapur, borak, semen putih, dan ethanol. 

Ia menegaskan bahwa pengelolaan tambang mereka memang di kawasan hutan dan tidak memilikin izin. “Yin Zhejun bertindak selaku koordinator dalam pertambangan tersebut dan Xiao Weiting selaku bagian operasional dalam kegiatan pertambangan tersebut,” tegasnya 

Menurut Kapolres aktivitas pertambangan ilegal ini sudah berlangsung sejak tahun 2019. Kedua WNA ini mengaku belum memetik hasil, karena berdasarkan keterangannya, proses penambangan membutuhkan waktu yang lama. 

Selanjutnya terkait proses masuknya dua WNA hingga sampai ke Desa Sambi dan siapa yang membawa mereka, Kapolres menyebut bahwa WNA ini sudah mengantongi data dari hasil survei yang mereka lakukan sebelumnya. Sehingga ketika tiba di Kobar, mereka hanya membutuhkan penduduk setempat untuk penunjuk jalan menuju titik lokasi pertambangan tersebut. 

Kedua WNA asal Tiongkok tersebut terancam Pasal 158 Jo Pasal 35 UU RI Nomor 03 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Nomor 04 tahun 2009, tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. “Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin diancam denga pidana 5 tahun penjara dan denda paling banyak seratus miliar rupiah,” tutupnya. 

Sementara itu Kasatreskrim Polres Kobar AKP Rendra Aditya Dhani menyampaikan untuk proses hukum terhadap ke dua WNA ini di Kotawaringin Barat, kemudian setelah selesai perkara hukumnya ke duanya akan dideportasi ke negaranya. “Kita sudah koordinasi dengan kedutaan asing mereka, tetapi mereka harus menjalani hukuman dahulu setelah itu baru di deportasi,” pungkasnya. (tyo/sla)


BACA JUGA

Selasa, 21 September 2021 11:53

BEBAS LEPAS..!! Sapi di Daerah Ini Berkeliaran di Jalanan

Keberadaan puluhan hewan ternak sapi di tengah Jalan Ahmad Shaleh…

Selasa, 21 September 2021 11:46

AWAS..!! Bahaya Mengintai Kala Beraktivitas di Sungai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat mengimbau agar masyarakat…

Senin, 13 September 2021 21:28

Vaksinasi Covid-19 Masuki Pelosok Desa

PANGKALAN BUN-Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat,Kalimantan Tengah untuk…

Minggu, 12 September 2021 14:07

Mau Konsultasi, Ibu Muda Malah Dicabuli

 Seorang pengurus salah satu pondok pesantren di Desa Pandu Senjaya,…

Jumat, 10 September 2021 10:09

Banjir Masih Mengancam, Kobar Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir…

Jumat, 10 September 2021 10:07

Gawat..!! Puluhan Hektar Lahan Pertanian Terendam

Bencana banjir bukan hanya merendam rumah warga tetapi juga membuat…

Kamis, 09 September 2021 12:20

YAELAA...!! Pria Ini Bunuh Diri karena Cemburu dengan Istri

Kepolisian akhirnya mengungkap motif MW (24) nekat melakukan aksi bunuh…

Senin, 06 September 2021 12:53

Gawat!!! Genangan di Arut Utara Kembali Naik

Rumah warga di lima kelurahan yang berada di bantaran Sungai…

Minggu, 05 September 2021 14:23

Genangan di Kilometer 24 Makin Dalam

Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat dan sekitarnya yang melintas di Jalan…

Minggu, 05 September 2021 14:14

Nestapa..! Belasan Hektar Tanaman Sayuran Direndam Banjir

Banjir besar yang mengepung Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sejak sepekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers