MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Jumat, 16 September 2016 12:03
Wujudkan Guru Cerdas dan Profesional

Puluhan Guru SMA Ikuti Diklat Pelatihan MGMP

PELATIHAN: Kabid Dikmen Disdik Kotim A Syaifudi saat membuka kegiatan pelatihan MGMP, kemarin (15/9).(SERA DIYA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Guna menghasilkan guru yang cerdas, kompetitif, dan profesional, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar diklat pelatihan optimalisasi musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).  Kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15 – 17 September ini diadakan di Aula Balai Penataran Guru (BPG) Kotim.

Ketua pelaksana kegiatan Asyari mengatakan, kegiatan diikuti masing-masing 35 guru SMK dan 45 guru SMA dan MA. Tujuannya agar peserta mampu memahami dan menerapkan sistem  pembelajaran sesuai materi yang diberikan.

”Materi dalam kegiatan diberikan agar guru yang menjadi peserta mampu mengimplementasikan model pembelajaran dan dapat membuat strategi pembelajaran. Selain itu, para guru juga diharapkan mampu melakukan evaluasi pembelajaran dengan baik,” kata Asyari, Kamis (15/9).

Dalam menentukan strategi dan evaluasi pembelajaran, Asyari menuturkan, guru harus melihat karakteristik siswa, sarana, dan prasarana sekolah. Khusus penilaian, guru harus mampu memahami serta mengimplementasikan tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik.

”Tiga aspek itu harus bisa dilakukan dengan baik. Target ke depannya, guru juga mampu memahami dan membuat Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK)-nya sendiri,” ujarnya.

Penghitungan penetapan angka kredit untuk guru dinilai penting. Sebab, lanjutnya, penghitungan itu merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk kenaikan pangkat guru ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala bidang Dikmen Disdik A Syaifudi saat membuka kegiatan mengharapkan, melalui kegiatan itu, optimalisasi kinerja serta profesionalisme guru bisa terangkat. Dengan begitu, pendekatan sistem mutu pendidikan di Kotim bukan hanya berupa output, tetapi juga outcome.

”Saya harap kegiatan tiga hari ini dapat memaksimalkan pengetahuan peserta. Jangan sampai kegiatan ini hanya jadi ajang seremonial biasa, tetapi dimanfaatkan sebaik-baiknya agar ke depannya para guru mampu memahami serta mengimplementasikan tiga aspek penilaian, sehingga tugas pembelajaran dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. (sei/ign)


BACA JUGA

Senin, 07 September 2015 22:26

Excavator Sudah Diincar

<p><strong>SAMPIT &ndash;</strong> Aparat kepolisian berhasil meringkus komplotan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*