SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Kamis, 21 Januari 2016 12:44
Tangkap Sindikat Curanmor, Polisi Tembak Dua Pelaku
CURANMOR: Jajaran kepolisian saat memperlihatkan pelaku curanmor yang berhasil ditangkap. (FOTO: DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Tim Buser Polsek Pahandut berhasil meringkus enam orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah itu. Dua di antaranyaa terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas saat akan ditangkap.

Para pelaku, yakni Muhammad Arifin (25), Supriyadi (20), Ifan Setiawan (23), Rudianto (21), Muhammad Ido Prasetyo (19), dan Yusuf Bahtiar (23). Empat orang ditangkap bersamaan pada Rabu (13/1)  dan dua lainnya, yakni Muhammad Ido Prasetyo dan Yusuf Bahtiar menyerahkan diri, Kamis (14/1).

Penangkapan aparat baru dipublikasikan, Rabu (20/1), karena kasus itu dalam pengembangan. Hasil penyelidikan aparat, Muhammad Arifin merupakan otak pelaku. Mereka beraksi hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk mengambil sepeda motor korban.

Kapolres Palangka Raya AKBP Jukiman Situmorang mengatakan, penangkapan sindikat curanmor itu bermula ketika petugas mencurigai Muhammad Arifin tengah menunggangi motor Vixion KH 6948 BR di Jalan Yos Sudarso. Motor itu dalam keadaan mati dan didorong dari belakang oleh Muhammad Ido Prasetyo dan Yusuf Bahtiar menggunakan motor Honda Beat.

Saat diamankan, keduanya langsung melarikan diri, sedangkan Muhammad Arifin tertangkap. ”Dari pengakuan pelaku, motor Yamaha Vixion tersebut baru saja dicuri dari Jalan Taurus. Selang beberapa jam, kawanan pelaku lainnya ditangkap di Jalan Mangkurambang,” kata Jukiman didampingi Wakapolres Kompol Renaldi, Kabag Ops Kompol Bronto, dan Kapolsek Pahandut Kompol Gede Eka Yudharma..

Dari tempat tersebut, lanjutnya, petugas menemukan motor hasil curian, di antaranya Suzuki Satria FU KH 2618 JG, Satria FU KH 2684 TK, Satria FU tanpa plat, Yamaha Vega R KH 2336 HD, dan Suzuki Axelo KH 4214 JF.

”Aktor intelektual adalah Muhammad Arifin, yang menyambungkan kabel kontak dan menyalakan motor, kemudian membawa kabur,” katanya.

Menurut Jukiman, Muhammad Arifin dan Supriyadi dilumpuhkan dengan timah panas  karena melawan saat penangkapan. ”Melawan, kami tindak tegas. Saat ini kami tidak main-main,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Arifin mengaku hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk mencuri satu unit motor. Dia mendapat keahlian dari temannya, DB, warga Katingan.  ”Tiga menit, satu motor,” katanya singkat sambil memperagakan saat melakukan pencurian. (daq/ign)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers