MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Jumat, 25 Januari 2019 10:08
Syukurlah!!! Sengketa Tanah di Kota Mulai Menurun
CEK LAPANGAN : Mediasi persoalan tumpang tindih tanah di wilayah Kelurahan Mentawa Baru Hilir Ketapang, beberapa waktu lalu yang dipimpin lurah setempat.(ISTIMEWA/KELURAHAN MB HILIR)

PROKAL.CO, SAMPIT— Permasalahan sengketa tanah di wilayah kota Sampit masih sering terjadi. Terutama di wilayah yang sudah mulai tergarap dan terlihat badan jalannya. Saling klaim dan tumpang tindih surat, sering memicu perdebatan hak kepemilikan, sehingga harus dilakukan upaya mediasi hingga di bawa ke ranah hukum, untuk menentukan kepemilikan tanah yang sah.

Lurah Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Maya Annisa Lestari mengatakan, kendati wilayahnya di daerah kota, namun masih sering terjadi sengketa tanah di wilayah kerjanya itu.  Terutama di daerah yang baru badan jalannya terbuka atau sudah dilakukan perbaikan dan pengaspalan oleh pemerintah kabupaten.

”Kasus tumpang tindih surat kepemilikan tanah dan sengketa ini paling banyak terjadi pada 2017, untuk 2018 jumlah menurun. Sebagian memang ada yang dapat diselesaikan di kelurahan dengan upaya mediasi. Ada juga yang berlanjut ke jalur hukum,” paparnya,Kamis (24/1).

Maya menjelaskan,  apabila laporan sengketa tanah masuk ke kelurahan, maka pihak-pihak yang bersangkutan dipanggil, d teliti surat-surat yang dimiliki masing-masing orangnya. Setelah itu dilakukan pengecekan kelapangan. Jika ada yang janggal salah satunya, dan tidak sesuai maka akan ketahuan yang salah yang mana.

”Biasanya setelah dilakukan musyawarah ketahuan salahnya dimana, dan mana yang pemilik asli tanah tersebut berdasarkan keaslian surat dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Jika memang ada yang tidak sesuai dan tidak selesai di kelurahan, maka akan di rekomendasikan untuk diselesaikan ke ranah lebih tinggi dan ke pihak hukum di pengadilam.  Sebab terkadang ada yang memang membeli dari orang yang bukan asli pemilik tanah, sehingga terjadi tumpang tindih kepemilikan surat.

”Ada juga yang terkendala di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN),  maka akan diarahkan ke sana. Kami sering kali menjadi fasilitator mediasi, dan memberikan rekomendasi berdasarkan fakta di lapangan dari hasil pengecekan,” papar Maya.

Ditambahkannya, pada 2017-2018 kasus sengketa tanah di Jalan Pelita Barat Sampit yang cukup banyak ditangani. Banyaknya tumpang tindih  kepemilikan lahan di wilayah itu, muncul setelah kondisi jalan sudah diaspal oleh pemerintah.

”Namun di akhir 2018 hingga awal tahun ini belum ada laporan dari masyarakat terkait sengketa tanah di wilayah kelurahan Mentawa Baru Hilir,” tandas Maya. (dc/gus)      

 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 16:11

Lalu Lintas Sekitar Desa Asam Baru Kembali Normal

KUALA PEMBUANG – Kerusakan Jalan Jenderal Sudirman di kilometer 124…

Rabu, 20 November 2019 14:53

Daerah Otonomi Baru, Upaya Penataan Wilayah

KUALA PEMBUANG – Pj. Sekda Seruyan Djainuddin Noor mengungkapkan, pembentukan…

Rabu, 20 November 2019 14:49

Penanganan Stunting Tanggung Jawab Bersama

KUALA PEMBUANG – Pj. Sekda Seruyan Djainuddin Noor mengatakan jika…

Rabu, 20 November 2019 14:42

Kotim Gencar Tingkatkan SDM Kepariwisataan

SAMPIT— Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Rabu, 20 November 2019 14:39

Pemkab Kotim Berupaya Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berusaha meningkatkan status…

Rabu, 20 November 2019 10:05

Re-Akreditasi, RSUD dr Murjani Sampit Targetkan Raih Bintang 5 Paripurna

SAMPIT – RSUD dr Murjani kembali kedatangan Tim Surveyor Akreditas…

Selasa, 19 November 2019 10:43

Belum Semua SOPD di Seruyan Terapkan KTR

KUALA PEMBUANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan Mahdiniansyah…

Selasa, 19 November 2019 10:35

Dewan Minta Buatkan Jalur Darurat

KUALA PEMBUANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan meminta…

Selasa, 19 November 2019 10:16

DWP Turut Tekan Pernikahan Usia Anak, Ini Salah Satu Upayanya

SAMPIT-- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) turut…

Selasa, 19 November 2019 10:14

Perumahan Wajib Sediakan Tempat Sampah

SAMPIT– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*