MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Senin, 16 Desember 2019 15:24
Sembilan Orangutan Dilepasliarkan

Tiga Ekor Dibebaskan dari Thailand

PELESTARIAN: Pihak Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation) ketika kembali melakukan pelepasliaran orangutan. Tiga diantaranya hasil repatriasi dari Thailand tahun 2008 dan 2015 lalu, Minggu (15/12).(BOSF)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA - Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation), kembali melepasliarkan Orangutan. Sejak tahun 2012 sampai hari ini telah melepasliarkan 462 orangutan di Hutan Lindung Bukit Batikap dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Dan di Kalimantan Timur di Hutan Kehje Sewen. Kali ini kembali melepasliarkan sembilan OU dan tiga orangutan itu hasil repatriasi dari Thailand tahun 2008 dan 2015 lalu,Minggu (15/12).

Kesembilan orangutan yang telah menjalani rehabilitasi dan dilepasliarkan kali ini berasal dari pulau pra-pelepasliaran. Lokasi ini untuk menampung orangutan semi-liar yang diselamatkan dari wilayah konflik, atau yang telah menyelesaikan tahap rehabilitasi di Sekolah Hutan.

Di pulau pra-pelepasliaran, para orangutan mempraktikkan semua keterampilan yang telah mereka pelajari sebelumnya untuk bekal menyintas di alam liar. Empat dari sembilan orangutan rehabilitasi pernah tinggal di Gugusan Pulau Salat, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

CEO Yayasan BOS Jamartin Sihite menyampaikan, Orangutan yang kembali ke habitatnya mencakup dua jantan dewasa, yang diselamatkan beberapa bulan lalu untuk ditranslokasi, dan sembilan orangutan hasil rehabilitasi, terdiri dari dua jantan dan tujuh betina.

”Dari orangutan rehabilitasi ini terdapat tiga pasang ibu-anak, Warna-Malee, Suja-Bella, dan Hilda-Hadijah. Mereka akan dibawa dalam dua pemberangktan terpisah ke DAS Hiran sekitar20 jam, Jadi mereka dilepasliarkan ke habitat alami,” paparnya.

Dalam pelepasliaran itu satu betina dewasa bernama Suja beserta sepasang induk-anak bernama Warna dan Malee, yang berhasil direpatriasi atau dipulangkan dari Thailand oleh pemerintah Indonesia tahun 2008 (Suja) dan 2015 (Warna dan Malee) lalu, telah siap kembali ke alam liar.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 15:57

Pencuri Berkeliaran di Palangka Raya, Ratusan Juta Raib dari Rumah Kadis

PALANGKA RAYA- Aksi pencurian dengan pemberantan terjadi di wilayah Kota…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:51

Gabungan Empat Polres Halau Pendemo

KUALA KAPUAS - Ratusan anggota Sabhara Polres Kapuas, Gunung Mas…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:47

Klaim Lahan Ganggu Pembangunan Jembatan Katingan

KASONGAN- Bupati Katingan Sakariyas menyatakan, apabila  ada pihak yang ingin…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:44

UPR Terbaik Kedua Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Prestasi kembali ditorehkan Universitas Palangka Raya (UPR) di…

Jumat, 31 Januari 2020 17:06

Dinsos Minta Prostitusi Terselubung Ditindak

PALANGKA RAYA- Pihak  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta…

Jumat, 31 Januari 2020 11:36

Pemkot Palangka Raya Terus Tingkatkan Infrastruktur Demi Masyarakat

PALANGKA RAYA -Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam pembangunan untuk…

Kamis, 30 Januari 2020 17:40

Maling Ini Hanya Perlu Dua Menit, Motor pun Raib

PALANGKA RAYA – Tembok penjara ternyata tak mampu membuat Badrun…

Kamis, 30 Januari 2020 15:19

Gubernur Mendatang Dituntut Berdayakan Perempuan

PALANGKA RAYA- Siapapun yang nantinya terpilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Badai Tumbangkan Berumur Beringin Ratusan Tahun, Timpa Kantor, Rumah Serta Mobil

KUALA KAPUAS – Sebuah pohon beringin tua berusia ratusan tahun,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:56

Adik Kepala Dinas Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers