MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 30 Juni 2020 14:45
Rokok Ilegal Disinyalir Masih Marak di Kotim
PEMANTAUAN: Petugas dari Bea Cukai Sampit Sampit saat melakukan pemantauan harga rokok di salah satu toko, kemarin.(DIAN TARESA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Peredaran rokok ilegal alias tanpa izin di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) disinyalir masih marak. Bisnis gelap itu masih jalan meski kerap dilakukan penindakan karena bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sampit Sri Sundari mengatakan, rokok ilegal tak membayar pajak, sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi lebih besar. Di sisi lain, harga rokok yang murah belum tentu tak membayar pajak alias tanpa izin.

”Harga rokok bervariatif, tergantung produksinya. Kalau ada yang murah, belum tentu tidak ada bea cukainya, karena masing-masing merek rokok punya pangsa pasar sendiri, baik itu yang mahal maupun yang murah. Seperti di daerah Jawa Timur banyak sekali pabrik rokok, ada produsen kecil yang memproduksi rokok namun memiliki izin resmi,” katanya, Senin (29/6).

Dia menuturkan, tidak menutup kemungkinan rokok ilegal masih beredar. Pihaknya bertugas melakukan sosialisasi sekaligus pengawasan. Sosialisasi dilakukan ke warung terkait larangan memperjual-belikan rokok ilegal. Warung yang sudah mendapat sosialisasi akan ditempeli stiker.

Selain itu, lanjutnya, ada tim dari Seksi Pelayanan Kepabean Bea Cukai yang akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan harga eceran. Apabila ada yang menjual lebih murah atau tak sesuai standar, terindikasi rokok ilegal.

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga melakukan operasi pasar. Petugas melakukan sidak ke warung. Jika ditemukan rokok ilegal dalam jumlah sedikit dan bercampur dengan rokok legal, pedagang hanya diberikan sosialisasi dan rokok ilegal disita. Apabila semua rokok ilegal, selain rokok ditahan, pedagang juga akan dikenakan pindana dan akan disidang.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 00:45

Uji Kebohongan, Tim Hukum Ujang Dukung Uji Forensik

<p>&nbsp;PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum Ujang-Jawawi menyatakan penetapan hasil musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers