MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 29 Desember 2020 18:07
Tersangka Pembunuh Nur Fitri Gugat Polisi
PRAPERADILAN: Jalannya sidang praperadilan yang diajukan tersangka kasus pembunuhan Nur Fitri, Acn, di Pengadilan Negeri Sampit, pekan lalu.

PROKAL.CO,

SAMPIT – Kasus pembunuhan Nur Fitri dengan tersangka Acn berujung pada gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Sampit sejak penetapannya sebagai tersangka pada 8 Oktober 2020 lalu. Dalam praperadilan itu, penetapan tersangka, penahanan dan penangkapan serta penyitaan barang bukti dinilai tidak sesuai prosedur dan dianggap cacat hukum serta bertentangan dengan hak asasi manusia.

Acn memboyong pengacara ternama, yakni Profesor Frans Sisu Wuwur dan Fidelis dalam mengajukan gugatan tersebut. Dalam uraian permohonan itu disebut, Acn dijerat dengan Pasal 338 KUHP, Pasal 353 KUHP, sub Pasal 351 KUHP. Peristiwa kematian korban sudah berlangsung tiga tahun dan dalam melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penangkapan yang dilakukan aparat dinilai cacat hukum.

Menurut kuasa hukumnya, syarat formil dan materil tidak terpenuhi, karena dalam Pasal 18 Ayat  (1) KUHAP, petugas harus  memperlihatkan surat tugas penangkapan lengkap dengan identitas pemohon dan menjelaskan uraian singkat kejahatan.

Acn sendiri ditangkap saat berada di rumahnya. Dia diciduk dan ditahan secara paksa tanpa membawa surat tugas atau pamit dengan ketua RT, RW, atau diketahui warga sekitar. ”Oleh sebab fakta akibat upaya paksa, tindakan yang dilakukan tidak resmi dan tidak sah,” ucap kuasa hukum Acn.

Keluarga Acn sempat panik ketika pria itu tidak ada di rumah beserta dua unit kendaraan roda empat. Keesokan harinya, 9 Oktober 2020, setelah mereka melapor ke pihak kepolisian, baru mendapatkan informasi bahwa Acn ditahan atas kasus pembunuhan tersebut.

Mereka menilai tindakan tersebut tidak sesuai etika dan bertentangan dengan kebijakan hukum. Selain itu, mereka juga turut mempertanyakan alat bukti baru, sehingga pemohon dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut sejak dijadikan sebagai saksi setelah tiga tahun proses tersebut bergulir.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 02 Desember 2020 20:09

Cara Jitu dari Ernest Prakasa Promosikan Film Via Offline dan Media Sosial

  Rangkaian kegiatan Cerita Sinema Workshop persembahan Samsung Galaxy Movie…

Rabu, 02 Desember 2020 19:29

Tiga Hal Ini Jadi Perhatian Presiden Jokowi dalam Pengelolaan Perbatasan Negara

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Rabu, 02 Desember 2020 14:51

Parimus Berharap Pilkada Berjalan Jalan Lancar

SAMPIT-Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Parimus berharap…

Rabu, 02 Desember 2020 12:35

PLN Dukung Program Pencegahan Stunting

PALANGKA RAYA – Sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa, PT…

Rabu, 02 Desember 2020 08:03

PBS Diminta Lakukan Perbaikan Jalan di Pedalaman

SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi minta, kepada perusahaan…

Selasa, 01 Desember 2020 09:45

Asisten I Setda Kotim Pensiun

SAMPIT— Pada Senin (30/11), Asisten I Setda Kotim Nur Aswan,…

Selasa, 01 Desember 2020 09:38

Anggota Korpri Harus Berkontribusi untuk Daerah

SAMPIT— Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia…

Selasa, 01 Desember 2020 09:35

DLH Evaluasi Perpanjangan Masa Kerja Tenaga Kontrak

SAMPIT – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotim Sanggul Lumban Gaol…

Senin, 30 November 2020 14:40

Penanam Kelapa Sawit Tewas di Dalam Rumah

SAMPIT – Warga Jalan ABD I, RT 9, RW 5,…

Senin, 30 November 2020 13:30

Tingkatkan Peran Partisipasi Generasi Muda

SAMPIT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera  (PKS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers