MANAGED BY:
RABU
23 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 11 Februari 2021 15:34
Pengemudi Kelotok Ditemukan Tenggelam
MISTERIUS: Korban tenggelam saat dievakuasi setelah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh pihak kepolisian dan warga sekitar DAS Kapuas, Desa Penda Ketapi, kemarin.(POLSEK KAPUAS BARAT For RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

KUALA KAPUAS - Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas kembali makan korban. Kali ini di Desa Penda Ketapi dekat pelabuhan Pabrik Perusahan Lavere AGRO Kapuas (LAK) Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas. Seorang pria berusia 33 tahun bernama Candi, ditemukan meninggal dunia karena tenggelam.

Kronologis dari informasi dihimpun menyebutkan, awal kejadian diketahui pada hari Selasa (9/2) pukul 19.30 WIB, para saksi menemukan kelotok mesin alkon (kelotok kecil) korban yang merupakan warga Desa Teluk Hilir, berputar-putar sendiri di tengah DAS Kapuas dekat pelabuhan PT. LAK. Kemudian saksi pun melaporkan hal itu ke Kepala Desa Teluk Hiri.

”Kemudian kepala desa melaporkan kejadian yang dilihat saksi ke Polairud dan anggota Piket,”ungkap Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui kapolsek Kapuas Barat Ipda Eko Basuki, Rabu (10/2) kemarin.

Mendapatkan kabar tersebut, anggota Polsek Kapuas Barat yang dipimpin langsung oleh kapolsek bersama personel Polair dan warga sekitar langsung ke lokasi alkon yang berputar-putar tersebut. Kemudian diketahui, bahwa pengendara alkon itu tercebur dan tenggelam.

”Karena ditemukan hanya alkonnya saja, diduga korbannya tenggelam. Kami langsung melakukan pencarian dibantu pihak warga dan personil Polair, hingga menyisir beberapa titik lokasi korban terjatuh,”papar Eko.

Setelah melakukan pencarian kurang lebih tujuh jam dengan menggunakan alat jaring, korban pun berhasil ditemukan dan langsung dibawa ke Puskemas yang ada di Kelurahan Mandomai Kecamatan Kapuas Barat, untuk divisum.

”Posisi Alkon korban masih hidup, dan kami melakukan pencarian dibantu warga. Sekitar pukul 03.00 WIB (subuh) tadi (red: kemarin) kami berhasil menemukan korban yang tersangkut jaring,”tambah Eko.

Setelah itu, pihak kepolisian mengamankan alkon milik korban, dna meminta hasil visum serta memeriksa beberapa saksi. Namun hasil visum belum bisa dibeberkan langsung, karena polisi masih menyelidiki kasus kematian ini.   ”Dugaan awal kejadian karena laka air. Jadi masih kami dalami,”tandasnya. (der/gus)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Juni 2021 18:04

Ribuan Warga Datangi Halaman Polda

PALANGKA RAYA – Menekan laju penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah,…

Senin, 21 Juni 2021 17:19

Penjagaan Gudang Vaksin Diperketat

PALANGKA RAYA– Guna memastikan program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah berjalan…

Senin, 21 Juni 2021 17:17

Orang Tua Murid SMA Harus Divaksin

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Jumat, 18 Juni 2021 16:32

Target Food Estate Harus Tercapai

PALANGKA RAYA – Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian mengingatkan Pemerintah Provinsi…

Kamis, 17 Juni 2021 15:10

Belajar Tatap Muka Sesuaikan Kondisi

PALANGKA RAYA – Skema pembelajaran tatap muka terus disosialisasikan oleh…

Kamis, 10 Juni 2021 16:47

Kakek Gantung Diri Didoakan Masuk Surga

PALANGKA RAYA- Keputusan salah dan fatal dalam  menghadapi kehidupan akhirnya…

Rabu, 09 Juni 2021 21:03

Bagikan Masker dan Ingatkan Protokol Kesehatan

PALANGKA RAYA–  Komandan Detasemen Zeni Bangunan 2/Palangkaraya Letnan Kolonel Czi…

Rabu, 09 Juni 2021 16:55

Residivis Narkoba Tak Kapok Masuk Bui

SAMPIT - Bambang Prianto, pria 46 tahun ini kembali berurusan…

Selasa, 08 Juni 2021 16:57

Laka Tunggal Telan Dua Nyawa

KUALA KURUN – Peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal terjadi…

Selasa, 08 Juni 2021 16:48

Mengeluh Sakit Perut, Ditemukan Wafat di Jalan

PALANGKA RAYA- Diduga lantaran tiba-tiba terkena sakit, Muhammad alias Amat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers