MANAGED BY:
SENIN
25 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 16 Februari 2021 10:11
Cari Duit Tambahan, Oknum Guru ASN Mencuri
TERSANGKA: Pelaku pencurian yang merupakan kakak beradik, TA (36) dan WR (33) warga jalan Yos Sudarso saat diekspose di depan Polresta Palangka Raya. Mereke diringkus bersama sejumlah barang bukti berupa benda berharga, milik korbannya.(DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA –Dengan alasan terhimpit ekonomi, aksi kejahatan dilakukan kakak beradik, TA (36) dan WR (33), warga  jalan Yos Sudarso. Mirisnya, otak pelaku kejahatan itu adalah TA yang merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai guru salah satu SD di Kabupaten Kapuas. Parahnya lagi, pencurian itu dilakukan TA dikediaman milik sahabat bernama Arnold, Rabu 27 Januari 2021 lalu.

Setelah berhasil diungkap kepolisian, dari tangan keduanya petugas mengamankan perhiasan, ponsel  dan brankas kecil. Mereka dibekuk tim Satres Polresta Palangka Raya  di kediamannya. Tersangka mudah beraksi lantaran bertugas sebagai penjaga malam di kawasan rumah korban. Dari perbuatan itu, mereka terancam hukuman lima tahun kurungan penjara.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri memaparkan, keduanya diamankan 14 Februari 2021, setelah jajaranya melakukan penyelidikan dan pengembangan. Terlebih, tersangka menawarkan hasil penjualan perhiasan milik korban di forum jual beli melalui media sosial.

”Jadi keduanya ini kakak beradik. Otak pelaku adalah TA, selaku ASN di Kapuas. Mereka menjual perhiasan korban hingga mengakibatkan korban mengalami kerugian Rp 95 juta,” ujarnya didampingi Wakpolresta AKBP Andi, Kasat reskrim Kompol Todoan Agung gultom dan Kabag Ops Kompol hemat Siburian.

Jaladri melanjutkan,awal niat mencuri saat itu tersangka TA ingin membeli rokok dan melintas di rumah korban. Melihat situasi sepi dan tidak berpenghuni, timbul niat jahat tersangka. Sampai akhirnya mencongkel jendela dengan terlebih dahulu memanjat tembok rumah korban. Selanjutnya di dalam rumah korban pelaku mengambil brankas dan mencongkel jendela dengan linggis. Kebetulan benda itu dipergunakan untuk memukul tiang listrik per satu jam sekali.

”Yang diambil perhiasan, sertifikat tanah. Setelah mencuri keduanya menjual hasil curian. Perhiasan terjual Rp 14 juta lebih  dan ponsel Rp 900 ribu. Uang hasil itu dibagi rata.Jadi yang beraksi hanya TA, untuk WR hanya ikut menjual dan menikmati,” bebernya.

Jaladri juga mengatakan, tersangka TA sudah 11 tahun bekerja sebagai ASN dan berada di Palangka Raya  untuk mencari tambahan penghasilan. yakni bersama adiknya, WR sebagai penjaga malam dan sudah dijalani selama empat bulan belakangan ini.

”Yang jaga malam itu adik TA. Jadi ia  membantu adiknya jaga malam. Ia sudah empat bulan ini di Palangka Raya, karena mengajar melalui sistem daring.  Dikira TA ini mau pindah ke Kota untuk mendekati keluarga, tak tahunya malah melakukan pencurian dengan pemberatan,” tutur perwira menengah Polri ini.

Jaladri menambahkan, dari keterangan mereka, aksi tersebut dilakukan lantaran faktor ekonomi. Walaupun TA berstatus ASN, namun tetap membutuhkan uang untuk menutupi banyak pengeluarannya. ”Apapun alasannya, tindak pidana dilakukan sudah melanggar hukum dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Jaladri.

Sementara itu, TA mengaku menyesal atas perbuatan tersebut. Dia pun mengakui semua perbuatan kejahatan yang dilakukan, yakni mencuri di rumah milik teman kecilnya dan sudah sangat mengenal korban,  sehingga mengetahui keadaan kediaman korban.

”Saya menyesal dan saya ASN di Kabupaten Kapuas sebagai guru. Uangnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena di Palangka  hanya menyewa,” tandasnya sambil tertunduk.(daq/gus)           

  

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 17:53

Gembong Narkoba Kakap di Palangka Raya Ditangkap

Operasi yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah…

Sabtu, 23 Oktober 2021 12:21

ALAMAKKK..!! Selama Pembelajaran Daring, Ratusan Pelajar di Kalteng Diam-Diam Menikah

 Selama sekitar dua tahun tidak pernah datang ke sekolah bersamaan…

Jumat, 22 Oktober 2021 12:49

Kampung Narkoba di Palangka Raya Dikepung, Segini Hasil yang Didapat Aparat

 Kawasan Puntun, Jalan Rindang Banua, yang selama ini dikenal sebagai…

Kamis, 21 Oktober 2021 23:17

Sertifikat Tanah Bermasalah Picu Sengketa, Gugat Tiga Instansi Sekaligus

Sengketa lahan di Kota Palangka Raya seolah tak berujung. Masalah…

Rabu, 20 Oktober 2021 10:02

Palangka Raya Terapkan PPKM Level 2 selama 21 Hari

Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:49

Pergoki Anaknya Gantung Diri di WC Umum, Begini Reaksi sang Ibu

Warga Kalimantan Tengah yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung…

Senin, 11 Oktober 2021 12:06

Gelandangan dan Pengemis di Palangka Raya Makin Banyak

 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menyoroti…

Kamis, 07 Oktober 2021 10:27

Laka Maut Bus Versus Truk, Sopir Bus Jadi Tersangka, Ini Kata Pak Polisi

Polresta Palangka Raya akhirnya menetapkan tersangka dalam kecelakaan maut antara…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:02

Tiga Kelurahan di Palangka Raya Masih Zona Merah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan, penyebaran Covid-19 di…

Selasa, 05 Oktober 2021 09:48

NGGA KENDOR..!! Tim Gabungan Masih Gencar Razia Tempat Hiburan

Guna memastikan situasi dan kondisi Kota Palangka Raya yang aman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers