SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

KOTAWARINGIN

Sabtu, 20 Juli 2019 17:19
Kasus Narkotika Masih Mendominasi
PEMUSNAHAN: Kejari Kotim bersama sejumlah pihak terkait memusnahkan barang bukti berbagai kasus, Jumat (19/7).(RADO/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur melakukan pemusnahan terhadap barang bukti dari tindak pidana yang ditangani jaksa selama enam bulan terakhir ini. Narkotika menjadi kasus paling menonjol dan mendominasi dibanding tindak pidana lainnya.

Penanganan perkara narkotika pada semester pertama tahun ini, yakni di tahap SPDP 112 perkara, tahap 1 102 perkara, tahap 2 101 perkara, limpah pengadilan 101 perkara, inkrah 108 perkara.

Kepala Kejadi Kotim Wahyudi memimpin pemusnahan barang bukti, mulai dari kasus narkoba sampai jamu ilegal. ”Ini adalah barang bukti yang dalam putusan hakim dirampas untuk dimusnahkan. Kejaksaan punya kewenangan melaksanakan putusan itu dan hari ini kami lakukan," kata Wahyudi, Jumat (19/7).

Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Kejari Kotim. Narkotika jenis sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air, sementara jamu dan minuman keras dimusnahkan dengan mengerahkan alat berat. Untuk obat jenis Zenith, Dextro, obat kuat, ponsel, dan timbangan digital dibakar, sementara senjata tajam dan senjata api dipotong.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari, sabu 68,32 gram, Zenith 2.743.521 butir, jamu ilegal 4.478 botol, miras 8 jeriken dan 3.000 botol, senpi rakitan 1 pucuk, air softgun 1 pucuk, dan sajam 14 pucuk. ”Pemusnahan ini rutin kami laksanakan dalam rangka HUT Hari Bhakti Adhyaksa," kata Wahyudi.

Wahyudi menyoroti tingginya kasus narkotika di Kotim. Menurutnya, perlu peran semua pihak untuk menekan tingginya penyalahgunaan barang haram tersebut. ”Tidak hanya jadi tugas penegak hukum," ujarnya.

Dia menuturkan, ada kejahatan yang bisa dilihat dan ada yang tidak bisa dilihat. Kejahatan yang tidak bisa dilihat perlu penanganan bersama seluruh elemen, termasuk eksekutif dan legislatif. Selama ini, aparat penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan sudah melakukan kerja sama yang baik dalam menekan kejahatan. (ang/ign)


BACA JUGA

Kamis, 14 Agustus 2025 12:18

Maksimalkan Penataan Melalui Rapat Integrasi GTRA

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar Rapat Integrasi Penataan Aset…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:18

Pemda Bagikan 500 Lembar Bendera Merah Putih

SUKAMARA–Menyambut HUT RI ke-80, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:18

Lamandau Borong Piala di Peda KTNA XIV

NANGA BULIK - Kontingen Lamandau berhasil memborong sejumlah penghargaan pada Pekan…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:15

Warga Desa Hampalit Krisis Air Bersih, Pemkab Katingan Harus Bertindak

KASONGAN – Warga Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan,…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:26

Anggota Paskibraka Diminta Siapkan Diri Jelang Upacara HUT RI ke-80

SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, meminta seluruh anggota Pasukan Pengibar…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:25

Bantuan Seragam dan Tas Sekolah Mulai Disalurkan di Sukamara

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:25

Pemkab Lamandau Apresiasi Storytelling Contest 2025

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau memberikan apresiasi atas…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:19

DPRD Desak PDAM Katingan Segera Bayar Tunggakan Gaji Karyawan

KASONGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan memberikan…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:11

Bupati Sukamara Pimpin Upacara di SDN Cabang Barat

SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, memimpin upacara bendera di SDN…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:10

Puskesmas Sukamara Sediakan Pemeriksaan USG Gratis bagi Ibu Hamil

SUKAMARA – Puskesmas Sukamara kini menyediakan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers