MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Rabu, 11 Desember 2019 22:15
Massa Dayak Tuntut Pembebasan Petani
AKSI DAMAI : Solidaritas peladang tradisional Kalteng melakukan aksi di depan kantor DPRD Kalteng guna menuntut adanya perlindungan hukum bagi peladang di provinsi ini, Selasa (10/12). (YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA - Ratusan masyarakat Dayak dari 42 organisasi menggelar aksi damai di tiga lokasi berbeda dalam satu hari. Aksi itu digelar di Bundaran Besar, Kantor DPRD Provinsi Kalteng, dan Markas Polda Kalteng, Selasa (10/12). Aksi damai ini dijaga ketat puluhan personel Polda Kalteng, Polresta Palangka Raya, serta Polsek Pahandut.

Ada 10 tuntutan atau pernyataan sikap dalam aksi itu, yakni menuntut pembebasan semua peladang yang sedang menjalani proses hukum dan yang sudah ditahan. Menuntut pemerintah dan aparat hukum tidak lagi melakukan upaya kriminalisasi terhadap peladang tradisional.  Pembakaran ladang bukan pembakaran hutan dan lahan. Keempat, praktik berladang adalah upaya mempertahankan hidup, sekaligus menjadi tradisi dan budaya Dayak. Pelarangan berladang dengan menerapkan kearifan lokal adalah salah satu bentuk penghancuran budaya dan tradisi. Praktik perladangan tradisional oleh masyarakat merupakan bentuk kedaulatan mereka terhadap pangan, konsumsi, ekonomi, sosial, budaya serta kedaulatan atas tanah dan ruang hidup. Pemerintah harus menindak tegas dan transparan sesuai hukum setiap korporasi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan pada areal konsesi izinnya. Pemerintah harus segera mencabut izin-izin korporasi yang terbukti melanggar aturan perizinan, pelanggaran pada praktik produksi, dan sebagainya. Pemerintah harus segera mencabut dan/atau merevisi setiap regulasi terkait pelarangan berladang dengan kearifan lokal serta berbagai regulasi yang tidak kontekstual dengan masyarakat adat  sesuai Inpres No. 11 Tahun 2015, Surat Edaran Kapolri No. SE/15/XI/2016 dan sahkan PERDA perladangan berbasis kearifan lokal masyarakat adat Dayak Kalteng.

"Tujuan kami menggelar aksi di tiga lokasi ini agar semua pihak mengerti, agar sebanyak 17 rekan kami yang ditangkap beberapa waktu lalu segera dilepaskan. Kami peladang membakar ladang sama sekali tidak pernah merembet hingga berakibat karhutla, tetapi selalu dijaga sehingga tidak menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kabupaten Gunung Mas Nurhayati  saat menyampaikan orasi.

Nurhayati berani menjamin bahwa tidak akan terjadi karhutla selama para peladang baraktivitas, sebab upaya tersebut sudah dilakukan secar turun temurun.

”Maka itu segera bebaskan para peladang tradisional itu dan kabulkan 10 poin tuntutan kami. Jika tidak, ke depan akan menggelar demo serupa dengan jumlah massa lagi,” tekannya.

Nurhayati membeberkan, tahun 2019 bisa dikatakan sebagai tahun yang “kelam” bagi peladang tradisional di Kalimantan Tengah.  Terlebih tercatat 35 orang peladang dijerat hukum atas dakwaan membakar hutan dan lahan.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 15:57

Pencuri Berkeliaran di Palangka Raya, Ratusan Juta Raib dari Rumah Kadis

PALANGKA RAYA- Aksi pencurian dengan pemberantan terjadi di wilayah Kota…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:51

Gabungan Empat Polres Halau Pendemo

KUALA KAPUAS - Ratusan anggota Sabhara Polres Kapuas, Gunung Mas…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:47

Klaim Lahan Ganggu Pembangunan Jembatan Katingan

KASONGAN- Bupati Katingan Sakariyas menyatakan, apabila  ada pihak yang ingin…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:44

UPR Terbaik Kedua Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Prestasi kembali ditorehkan Universitas Palangka Raya (UPR) di…

Jumat, 31 Januari 2020 17:06

Dinsos Minta Prostitusi Terselubung Ditindak

PALANGKA RAYA- Pihak  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta…

Jumat, 31 Januari 2020 11:36

Pemkot Palangka Raya Terus Tingkatkan Infrastruktur Demi Masyarakat

PALANGKA RAYA -Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam pembangunan untuk…

Kamis, 30 Januari 2020 17:40

Maling Ini Hanya Perlu Dua Menit, Motor pun Raib

PALANGKA RAYA – Tembok penjara ternyata tak mampu membuat Badrun…

Kamis, 30 Januari 2020 15:19

Gubernur Mendatang Dituntut Berdayakan Perempuan

PALANGKA RAYA- Siapapun yang nantinya terpilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Badai Tumbangkan Berumur Beringin Ratusan Tahun, Timpa Kantor, Rumah Serta Mobil

KUALA KAPUAS – Sebuah pohon beringin tua berusia ratusan tahun,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:56

Adik Kepala Dinas Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers