MANAGED BY:
SELASA
11 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Senin, 08 Juni 2020 08:58
Dugaan Pencucian Uang CU EPI Sampit, Apa Kabarnya???
BELUM SELESAI: Gedung CU EPI Sampit berdiri megah di Jalan Ahmad Yani. Lembaga nonperbankan itu menyisakan banyak masalah terkait dana nasabah. Sejumlah nasabah CU EPI Sampit meminta kejelasan terkait kelanjutan dugaan pencucian uang dalam kasus penggelapan dana nasabah CU EPI Sampit, pekan lalu.(HENY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Sejumlah nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit kembali mempertanyakan kelanjutan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan Nono Magat, mantau manager CU EPI Sampit. Kasus tersebut hingga kini dinilai belum selesai.

”Beberapa bulan lalu penyidik berencana melakukan penyitaan aset milik Nono, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian dan aset nono juga belum disita,” kata Polmer J Manurung, salah satu korban Nono, pekan lalu.

Dia ingin meminta kejelasan proses hukum terkait penyelesaian kasus tersebut. Dia nampak geram melihat penyelesaian proses hukum yang terkesan sangat lambat. ”Nono sudah bebas dari penjara. Dia masuk dalam daftar asimilasi. Tetapi, penyelesaian kasusnya belum ada kepastian. Benarkan penegakan hukum di Inondesia ini tumpul ke bawah? Maling ayam saja bisa dijebloskan ke penjara, ini maling puluhan miliar milik nasabah diprosesnya kenapa lamban sekali?” kata pria yang mengaku mengalami kerugian hingga Rp 5 M ini.

Polmer mengaku percaya dengan penegak hukum di Indonesia. Tetapi, dia tidak menjamin bahwa kasus ini ditindaklajuti atau tidak hingga selesai. ”Sampai kapan TPPU ini diselesaikan? Berapa lama lagi kami menunggu kejelasan? UU harus dijalankan, jangan sampai ke depan hukum di Indonesia ini berlaku hukum rimba,” ujarnya.

Menurutnya, ada sebanyak Rp 65 miliar uang nasabah yang tersimpan dari total 5.892 nasabah yang menjadi korban kejahatan Nono Magat. Namun, prosesnya begitu lamban ditangani, meski pihaknya sudah mengirim surat permohonan kepada Presiden RI dan Kepala Mabes Polri terkait persoalan kasus tersebut pada 23 April 2018 lalu.

”Kami yang menanggung rugi ini mulai puluhan juta sampai miliaran. Ada banyak ribuan nasabah yang menjadi korbannya. Kami ingin menuntut hak kami. Sampai kapan kami hidup dengan ketidakpastian seperti ini? Kalau proses hukum ini tidak berlanjut, kami akan mengajukan permohonan lagi ke Mabes Polri,” tandasnya. (hgn/ign)


BACA JUGA

Selasa, 11 Agustus 2020 15:59

Cegah Prostitusi Kembali Muncul , Polisi Ikut Awasi Eks Lokalisasi

SAMPIT – Aparat Polsek Ketapang melakukan patroli ke kawasan eks…

Selasa, 11 Agustus 2020 09:50

Memprihatinkan..!!! Peredaran Miras di Kotim Kian Bebas

SAMPIT— Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Darmawati…

Selasa, 11 Agustus 2020 09:47

Masih Banyak Perusahaan Sepelekan Penerapan K3

SAMPIT— Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Pardamean…

Selasa, 11 Agustus 2020 09:22

Pemkab Kotim Sediakan Fasilitas Internet Gratis Bagi Pelajar

SAMPIT— Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Senin, 10 Agustus 2020 10:07

Ingat Ya..!!! Sebelum ke Tahap SKB, Peserta Tes CPNS Wajib Isolasi Mandiri

SAMPIT— Sebelum mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri…

Senin, 10 Agustus 2020 10:05

Food Estate, Membuka Kembali Gambut demi Pandemi

  Oleh: Dimas N. Hartono Walhi Kalteng dan Koordinator Simpul…

Sabtu, 08 Agustus 2020 10:04

Setengah Kg Sabu Gagal Masuk Sampit

SAMPIT- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah menggagalkan pengiriman…

Jumat, 07 Agustus 2020 10:16

HKN ke-27 , Pelayanan KB di Kotim Raih Penghargaan

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan,…

Kamis, 06 Agustus 2020 16:27

Sengketa Lahan Pemakaman Kian Panas

SAMPIT – Sengketa antara PT Betang dengan lintas agama terkait…

Kamis, 06 Agustus 2020 10:08

KLK Kalteng Konsolidasi Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

KLK Kalteng Grup yaitu, PT Karya Makmur Abadi, PT Menteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers