MANAGED BY:
SELASA
27 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Selasa, 01 September 2020 09:36
Karyawan Dealer Motor di Sampit Ini Gelapkan Uang Perusahaan untuk Liburan ke Luar Negeri
DIBEKUK : Yandi Septiawan (28), karyawan dealer motor ini digiring aparat Kepolisian setelah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 1,9 miliar, Senin (31/8) kemarin.(FAHRY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Yandi Septiawan (28), warga asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ini terpaksa harus berurusan dengan pihak aparat Kepolisian Resor (Polres) Kotim. 

Ia diamankan setelah diduga melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan, terhadap salah satu dealer motor yang ada di Jalan A Yani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. 

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengatakan, pelaku yang tidak lain adalah karyawan perusahaan dealer motor tersebut, telah menggelapkan uang sebesar Rp 1,9 miliar. 

”Jadi, dia ini (Yandi-red) dipercaya menjadi perwakilan pihak perusahaan untuk mengurus surat kendaraan bermotor di Kantor Samsat,” kata Jakin, Senin (31/8) kemarin. 

Jakin juga menjelaskan, kasus ini terungkap saat salah seorang konsumen ada merasa keberatan lantaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motornya belum juga keluar. 

Pihak perusahaan kemudian mencoba melalukan pemeriksaan melalui sistem internal, dan tertulis bahwa STNK milik konsumen yang merasa keberatan itu tadi sudah terbit. 

Namun, ada perbedaan saat pihaknya mencoba melakukan pemeriksaan di Kantor Samsat, bahwa STNK milik konsumen belum didaftarkan. 

”Rupanya, pelaku ini (Yandi-red) membuat notice palsu dan menguploadnya ke sistem seolah STNK milik konsumen sudah terbit,” ungkapnya. 

Sementara, pihak perusahaan sebelumnya sudah mengeluarkan biaya kepada Yandi, untuk mengurus pajak maupun STNK baik itu di Kantor Samsat Kotim maupun Seruyan. 

Namun, si pelaku justru malah menggelapkan seluruh uang yang disetorkan kepadanya, sehingga sebanyak 872 buah sepeda motor tidak di daftarkannya di kantor Samsat. 

”Jadi uang yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan untuk melakukan pengurusan di Samsat, malah diambil oleh pelaku. Uang itu dengan total Rp 1,9 miliar,” bebernya. 

Kasus ini kemudian dilaporkan kepada pihak Kepolisian, sehingga pelaku pun langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Kotim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 Adapun barang bukti yang ditemukan yakni 66 kuitansi daftar permohonan pengurusan STNK, hasil audit pengurusan STNK, slip gaji, serta 872 berkas permohonan STNK yang belum terdaftar. 

Jakin juga menambahkan, uang sebesar Rp 1,9 miliar yang digelapkan saat itu telah digunakannya untuk kepentingan pribadi seperti jalan - jalan atau traveling keluar negeri maupun dalam negeri. 

”Saat ini pelaku kami jerat dengan Pasal 374 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat 1, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sejauh ini, pelaku melakukan aksinya seorang diri,” tegasnya. 

Saat dibincangi Kapolres Kotim, Yandi mengaku kalau ia telah menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja tersebut sejak empat tahun belakangan ini. 

Selain uangnya digunakan untuk jalan - jalan keluar negeri, juga untuk menutupi uang konsumen dengan sistem gali lobang tutup lobang. ”Saya menyesal. Dan ini semua saya lakukan karena untuk menutupi uang konsumen terdahulu, sehingga ini terus terjadi,” ujar Yandi dihadapan Kapolres Kotim. (sir/dc)

 


BACA JUGA

Senin, 26 September 2022 15:00

Rumah Korban Sering Jadi Wadah Nongkrong

PALANGKA RAYA- Saat kejadian, kondisi situasi sudah lumayan sepi. Gerimis.…

Senin, 26 September 2022 14:59

24 Mata Luka di Tubuh Dua Jenazah

PALANGKA RAYA- Maya langsung meneteskan air mata saat melihat jenazah…

Senin, 26 September 2022 12:37

Saksi Kunci Masih Trauma, Polisi Masih Buru Pelaku Pembantaian Pasutri

PALANGKA RAYA – Aparat Polresta Palangka Raya belum bisa menggali…

Senin, 26 September 2022 12:35
Diharapkan Ungkap Perusahaan tanpa HGU

Pusat Turunkan Tim Gabungan, Audit Perkebunan di Kotim

SAMPIT – Pemerintah pusat menurunkan tim gabungan untuk mengaudit sejumlah…

Sabtu, 24 September 2022 14:16

Pilkada Kotim 2024, Kuat-kuatan Lobi Jaringan Elite

SAMPIT – Mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah tak cukup…

Jumat, 23 September 2022 14:50

Pilkada 2024 di Kotim, Pertarungan Wajah Lama

SAMPIT – Sosok yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah…

Senin, 19 September 2022 10:52
Pelanggan Menunggak Bisa Disebut Kejahatan

Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Mentaya Sampit Capai Rp 4,7 Miliar

Tunggakan pelanggan menjadi persoalan yang kerap dihadapi Perusahaan Daerah Air…

Senin, 19 September 2022 09:28

Akibat Perkebunan Tak Kantongi HGU di Kotim, Merugi Setengah Triliun Per Tahun

SAMPIT – Aktivitas perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tak mengantongi…

Senin, 19 September 2022 09:26

Ancaman Mematikan di Tengah Air Pasang, Kemunculan Buaya ”Raksasa” Resahkan Warga

SAMPIT – Air sungai yang pasang seiring dengan tingginya curah…

Jumat, 16 September 2022 10:21

Kutuk Keras Perdagangan Anak Pal 12 Sampit

SAMPIT– Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson mengutuk…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers