MANAGED BY:
JUMAT
23 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 08 Februari 2021 16:07
Dinilai Tak Terbukti Merusak Hutan, Kuasa Hukum Minta Petani Sawit di Seruyan Ini Bebas
M Abdul Fatah, petani sawit yang dituduh merusak hutan.(DOK.RADAR SAMPIT)

”Sebagai contoh, kawasan sekitar Kantor Kejari Seruyan, Polres Seruyan sampai dengan Ujung Pandaran  (perbatasan dengan Kotim) dalam peta lampiran SK. 529/Menhut-II/2012 merupakan kawasan hutan dengan fungsi hutan konservasi. Namun, faktualnya terdapat bangunan aset pemerintah, permukiman warga, lahan, dan kebun masyarakat," ujarnya.

Dengan demikian, kata Rendha, menjadikan SK. 529/Menhut-II/2012 sebagai dasar yuridis kawasan hutan dalam penegakan hukum tindak pidana kehutanan bisa mengakibatkan pelanggaran atas hak konstitusional warga negara, mengingat tidak semua wilayah yang termasuk di dalam peta lampiran SK 529/Menhut-II/2012 tersebut kondisi faktualnya bukan hutan, sehingga mengakibatkan pelanggaran terhadap kewenangan lembaga/instansi pemerintah dan pejabat administrasi lainnya.

Abdul Fatah sebelumnya ditangkap Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (BPPLHK) Wilayah Kalimantan Seksi Wilayah I Palangka Raya pada Juni 2020 lalu di kilometer 31 Jalan Sarapatim, Desa Ayawan. Dia dituduh merusak hutan di atas lahan perkebunan sawit.

Abdul Fatah memiliki lahan dengan cara membeli pada Abdul Hadi, kemudian membuka lahan menggunakan ekskavator untuk mengganti lahan sawit lama dengan yang baru, serta membuat jalan. Dari lahan seluas 12,3 hektare, yang digunakan hanya seluas 12 hektare untuk ditanami sawit yang berumur 2 bulan. (ang/ign)

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 April 2021 16:17

Sembilan Titik Ditimbun Agregat

SAMPIT – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten…

Jumat, 23 April 2021 16:14

Pabrik Miras Ilegal Terungkap, Ternyata Campuran Arak Gunakan Air Comberan

SAMPIT – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim)…

Jumat, 23 April 2021 11:06
Terkait Galian C llegal di Desa Bukit Raya

Warga Gugat Perusahaan Tambang, Masuk Wilayah Penambangan, Tak Bisa Kelola Lahan

SAMPIT – Dua warga Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu,…

Rabu, 21 April 2021 16:23

Jalur Laut Minta Waktu Sepekan

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat meminta perpanjangan waktu…

Rabu, 21 April 2021 16:18

Dugaan Korupsi Kasus Sumur Bor Tak Terbukti, Jaksa Pastikan Banding

PALANGKA RAYA – Raut bahagia terlihat jelas di wajah Arianto.…

Selasa, 20 April 2021 15:16

Antisipasi Kehancuran Jalan, Pemkab Cari Solusi Polemik Truk Logistik

SAMPIT – Pembatasan angkutan truk masuk Kota Sampit merupakan upaya…

Senin, 19 April 2021 17:17

Masuk Kalteng Wajib PCR, Warga Keberatan

PANGKALAN BUN – Kebijakan wajib pemeriksaan Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction…

Jumat, 16 April 2021 16:45

Polemik Tambang Kian Rumit

SAMPIT – Polemik tambang galian C Ilegal di Desa Bukit…

Jumat, 16 April 2021 16:44

Mudik Dilarang, Banyak Penumpang Ubah Jadwal Penerbangan

PANGKALAN BUN – Larangan mudik Lebaran membuat bingung masyarakat Kotawaringin…

Jumat, 16 April 2021 09:57

Akal Bulus Penambang Ilegal, Tanah Laterit Diduga Bukan Produk Utama

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan informasi baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers