SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Sabtu, 21 Mei 2016 13:36
Astaga, Ini Penyebab Pertanian Kalteng Terpuruk
Ilustrasi (ISTIMEWA)

PALANGKA RAYA – Tugas berat menghadang mantri tani di Bumi Tambun Bungai. Sebab saat ini saat mantri tani yang juga biasa disebut penyuluh  pertanian harus bertanggungjawab terhadap pengelolaan 2.000-3.000  hektare (Ha) sawah. Padahal idealnya, satu orang mantri tani mestinya hanya bertanggungjawab pada 1.000 ha sawah saja atau pada satu desa. Saat ini  satu orang bisa bertanggungjawab terhadap tiga desa.

 “Memang saat ini mantri tani di Kalteng masih kurang dan merangkap jabatan sebagai penyuluh pertanian lapangan (PPL). Jumlahnya se-Kalteng 136 orang. Jadi 1 kecamatan ada 1 mantri tani. Ditambah pengolah data pangan 14 orang, lalu 14 orang pengolah data hortikultura. Totalnya ada 164 orang petugas. Mereka bertugas di setiap kecamatan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Kalteng Ir Tute Lelo MMA, saat Pertemuan Mantri Tani Se-Kalimantan Tengah, di Luwansa Hotel, Jumat (20/5).

Untuk mengurangi beban kinerja mantri tani di Kalteng, Tute berharap, kepada Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluh (BKPKP) Provinsi Kalteng maupun pemerintah pusat menambah tenaga PPL.

Ia menjelaskan, keberadaan mantri tani sangat penting. Sebab, mereka merupakan ujung tombak dalam upaya peningkatkan produksi pertanian dan pangan.

Sementara itu, Asisten II Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Kalteng Syahrin Daulay mengatakan, laporan yang disampaikan mantri tani akan mempengaruhi kebijakan pemerintah di bidang pertanian.

Apalagi pemerintah telah mencanangkan swasembada padi dan jagung mencapai produksi padi 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

“Harapan saya ini tidaklah berlebihan, karena produktivitas kita masih bisa kita tingkatkan dan dari beberapa hasil panen padi tahun 2015 yang lalu produktivitas di beberapa kabupaten lebih dari 4 ton/ha. Disisi lain penambahan areal tanam baik melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) maupun perluasan areal cukup tersedia,” paparnya. (vin)

 


BACA JUGA

Kamis, 14 Agustus 2025 12:16

Ketua DPRD Kalteng Usul Bentuk Pos Terpadu

PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Arton S.…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:13

Perlu Pemulihan Gambut untuk Cegah Karhutla

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:13

Pengusaha Kuliner Diminta Perhatikan Kualitas Makanan

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:12

Siap Mengawal Pembangunan Sekolah Rakyat

PALANGKA RAYA - Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, memastikan…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:21

DPRD Kalteng Imbau Masyarakat Jaga Simbol Negara

PALANGKA RAYA - Euforia menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:18

Optimalkan Penerimaan dari Sektor Parkir

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:17

Apresiasi Langkah Cepat Perbaikan Jalan

PALANGKA RAYA - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Palangka…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:17

Utamakan Pencegahan untuk Atasi Karhutla

PALANGKA RAYA - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:03

Kemarau Panjang, Hindari Bakar Lahan

PALANGKA RAYA – Memasuki musim kemarau panjang, Ketua Komisi II…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:00

Penggunaan Silpa untuk Menutupi Defisit

PALANGKA RAYA - Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, menyebutkan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers