MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Selasa, 26 Juli 2016 10:37
WIHHHHH!!! Polisi Ringkus Belasan Bandar dan Pengedar
TANGKAPAN BESAR: Jajaran Direktorat Sat narkoba memperlihatkan barang bukti. Inzert: Para tersangka saat digiring dan salah satunya dipapah karena didor. (FOTO/ DODI RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Tak seperti Badan Nasional Narkotika (BNN) Kalteng yang sepi tangkapan dan penindakan, jajaran Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Tengah selalu memiliki target, bahkan tampil trengginas dalam memberangus narkotika. Dalam kurun waktu lima hari, sejak Senin (18/7) hingga Sabtu (23/7), Polda meringkus belasan bandar dan pengedar di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Para tersangka kini dikerangkeng dalam sel tahanan.  Mereka adalah Rukanah alias Mama Deden (47) warga Jalan Cristipel Mihing, Badrudinnor alias Badar alias Joy (41) dan Sabirin (45) warga Yarussalem, Fahrudi Aspar (41) warga Tingang, Zainudin (53) warga Jalan Sapan, Tri Sutrisno (28) warga Jalan Garuda, Arianto Jagau Maseh alias Etew (28) warga Jalan Bapuyu, dan Ary Yunanto (31) warga Jalan Kalimantan. Bahkan satu diantara pelaku bernama Tris Sutrisno terpaksa diterjang timah panas petugas di bagian kaki kanan karena melawan petugas, berusaha melarikan diri, serta membuang barang bukti ke tempat lain. Mereka semua warga Palangka Raya.

Sedangkan tiga lainnya warga Kabupaten Barito Utara, yakni Sukarman Sanjaya (27) warga jalan Teratai, Sumantri (41) warga Jalan Meranti dan Joni alias Cucun (26) warga Jalan Pramuka.

Dari seluruh tersangka, polisi berhasil menyita 65 butir ekstasi, perlengkapan sabu, timbangan digital, uang tunai dan narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 55 gram serta barang bukti lain. Mereka ditangkap tim khusus Subdit I dan II dipimpin langsung AKBP Nandang Mumin Wijaya dan Kompol Bagus Setiawan.

Dari pengakuan para tersangka, barang haram tersebut diperoleh dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Hanya Zainudin yang mengaku narkoba miliknya dipesan dari seorang napi di Lembaga Permasyarakatan Klas II A Palangka Raya.  

Kapolda Kalteng Brigjend Pol Fakhrizal melalui Dirsatnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Ahmad Shaury, Minggu (24/7), mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras petugas kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika. Termasuk menembak kaki salah satu pelaku yakni Sumantri (41) warga Barito Utara (Batara).

---------- SPLIT TEXT ----------

Menurut Shaury, kepolisian melakukan tembak di tempat karena pelaku berusaha kabur, melawan petugas, dan berkeinginan membuang barang bukti. Padahal telah diberikan tembakan peringatan saat melakukan penggerebekan dan penangkapan.  

“Jadi ini hasil lima hari. Tetapi saya tegaskan ini yang ditembak tidak ada pengaruhnya atas instruksi Gubernur Kalteng, melainkan sudah sesuai SOP melakukan tindakan tegas,” tuturnya didampingi Kasubdit I AKBP Nandang Mumin Wijaya dan Kasubdit II Kompol Bagus Setiawan.

Shaury menerangkan, seluruh tersangka dikenakan pasal 112 jo 114 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal empat tahun dan denda Rp 8 miliar. Mereka beralasan menjual barang haram tersebut karena tergiur keuntungan besar dan cepat memperoleh uang tunai. Namun melawan hukum negara.

“Semuanya demi uang. Satu tersangka pesan di dalam Lapas Klas II A, itu menurut pelaku. Tersangka perempuan baru saja keluar tahun ini dan kini kembali ditangkap. Jadi seluruh pelaku berjumlah 11 orang. Mama Deden, Fakhrudi dan Zainudin merupakan resividis kasus serupa,” tegas Perwira Polri ini.

Dikatakan Shaury, selain menangkap tiga residivis dan menyeretnya kembali ke sel tahanan. Petugas juga berhasil meringkus Tri Sutrisno yang tercatat sebagai honorer di Dinas Pariwisata Provinsi Kalteng.

“Kita terus kembangkan. Kalteng sudah jadi pangsa pasar narkotika, makanya kita sama-sama memeranginya,” pungkasnya.

Sementara itu, Tri Sutrisno mengatakan ia berjualan narkotika karena untuk menambah penghasilan sebagai honorer. Dia pun menyesali perbuatan tersebut dan berjanji tidak mengulangi tindak kriminal itu lagi.

“Khilaf, gaji kecil menambahnya jualan sabu,” tuturnya dibalik kerengkek Mapolda kalteng. (daq/vin)      

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 15:57

Pencuri Berkeliaran di Palangka Raya, Ratusan Juta Raib dari Rumah Kadis

PALANGKA RAYA- Aksi pencurian dengan pemberantan terjadi di wilayah Kota…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:51

Gabungan Empat Polres Halau Pendemo

KUALA KAPUAS - Ratusan anggota Sabhara Polres Kapuas, Gunung Mas…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:47

Klaim Lahan Ganggu Pembangunan Jembatan Katingan

KASONGAN- Bupati Katingan Sakariyas menyatakan, apabila  ada pihak yang ingin…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:44

UPR Terbaik Kedua Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA- Prestasi kembali ditorehkan Universitas Palangka Raya (UPR) di…

Jumat, 31 Januari 2020 17:06

Dinsos Minta Prostitusi Terselubung Ditindak

PALANGKA RAYA- Pihak  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta…

Jumat, 31 Januari 2020 11:36

Pemkot Palangka Raya Terus Tingkatkan Infrastruktur Demi Masyarakat

PALANGKA RAYA -Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam pembangunan untuk…

Kamis, 30 Januari 2020 17:40

Maling Ini Hanya Perlu Dua Menit, Motor pun Raib

PALANGKA RAYA – Tembok penjara ternyata tak mampu membuat Badrun…

Kamis, 30 Januari 2020 15:19

Gubernur Mendatang Dituntut Berdayakan Perempuan

PALANGKA RAYA- Siapapun yang nantinya terpilih pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan…

Kamis, 30 Januari 2020 15:03

Badai Tumbangkan Berumur Beringin Ratusan Tahun, Timpa Kantor, Rumah Serta Mobil

KUALA KAPUAS – Sebuah pohon beringin tua berusia ratusan tahun,…

Kamis, 30 Januari 2020 14:56

Adik Kepala Dinas Tewas Ditabrak Mobil

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di wilayah kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers