MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 24 Juni 2020 16:46
Bersiap PSBB Jilid Dua, Palangka Raya Tambah Ruang Isolasi
Express Illustrations | Amit Bandre

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA – Penanganan pandemi Covid-19 diwarnai berbagai masalah yang sangat kompleks. Lapisan perkara itu bisa membawa petaka, yakni terus bertambahnya angka kematian pasien yang divonis terjangkit virus korona baru. Kunci mengatasi pandemi itu kembali pada kesadaran publik untuk mematuhi semua protokol kesehatan.

Wakil Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, tingginya angka kematian atau case fatality rate (CFR), dipengaruhi banyak sebab yang saling berkaitan. Kompleksitas masalah itu bisa berujung pada meninggalnya pasien yang terpapar Covid-19.

Menurutnya, kematian pasien Covid-19 tidak terjadi karena sebab tunggal. Penyakit penyerta, terlambat ke rumah sakit, kelebihan pasien di rumah sakit, rasio tenaga kesehatan dengan jumlah pasien yang timpang, serta kelelahan tenaga kesehatan, menjadi faktor gabungan yang menyebabkan tingginya angka kematian.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kalteng, jumlah pasien Covid-19 di Kalteng yang meninggal dunia mencapai 50 orang dari 794 kasus positif Covid-19. Paling tinggi di Kota Palangka Raya dengan jumlah 21 pasien meninggal dari 306 kasus positif.

”Banyaknya pasien yang dirawat, lamanya perawatan, keterbatasan peralatan rumah sakit, dan rasio tenaga kesehatan-pasien yang timpang akan menempatkan pasien dengan penyakit penyerta dalam situasi yang lebih rentan dari sebelumnya,” ujarnya.

Suyuti menuturkan, semua rumah sakit tidak memiliki opsi mengatasinya. Menambah relawan tak mudah, karena tenaga kesehatan yang bisa menjadi relawan banyak yang tidak memiliki pengalaman merawat pasien. Melakukan relokasi dan redistribusi tenaga kesehatan sulit dilakukan karena terbatasnya sumber daya manusia dan peralatan, sementara penyakit lain juga harus tetap dilayani.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers