MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Rabu, 13 Januari 2021 17:21
Mantan Kadisnakertrans Kapuas Ditahan
PELIMPAHAN: Penyerahan tersangka dan barang bukti tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan pupuk pada Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas Tahun 2019, Sukiran dan Salamat Widodo, Selasa (12/1).(IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah akhirnya menahan tersangka kasus tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan pupuk pada Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas Tahun 2019, Sukiran dan Salamat Widodo. Perbuatan mantan Kepala Disnakertrans Kapuas dan pelaksana kegiatan tersebut dinilai merugikan negara hingga Rp 1.091.193.031.

Kasi Penkum Kejati Kalteng Rustianto saat penyerahan tersangka dan barang bukti, Selasa (12/1), mengatakan, proyek yang diduga dikorupsi adalah kegiatan penyediaan dan pengelolaan prasarana dan sarana sosial dan ekonomi berupa pengadaan pupuk urea,TSP KCL, kapur, bibit padi, obat hama, racun rumput dalam kawasan transmigrasi tahun anggaran 2019. Pagu anggarannya sebesar Rp 1,144 miliar lebih.

Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Kalteng, yakni Rahmad Isnaini, Bangun Dwi Sugiantoro, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Stiman Eka Priya Samudara, selaku Kasi Pidsus Kejari Kapuas di Kejati Kalteng.

”Saat ini keduanya ditahan di Rutan Kelas II A Palangka Raya selama dua hari, mulai 12 Januari hingga 31 Januari. Direncanakan sepuluh hari ke depan keduanya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri palangka Raya,” katanya.

Dia menambahkan, tersangka dikenakan primer Pasal 2 Ayat 1 Jo Pasal 18 Ayat (1) (2) (3)  Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan  Tindak Pidana Korupsi  jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

Kemudian, subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) (2) (3) Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

”Jadi dua sangkaan, primer dan subsider dan sudah dilakukan penahanan resmi,” jelasnya.

Kasus itu berawal dari anggaran proyek yang digunakan untuk pengadaan pupuk KCL sebanyak 13.250 kilogram dengan pemakaian anggaran Rp 198 juta lebih, pengadaan pupuk TSP sebanyak 13.250 kilogram dengan pemakaian anggaran Rp 198 juta lebih. Modus yang dilakukan kedua tersangka, awalnya Sukiran meminta Widodo menyediakan lima perusahaan untuk mencairkan dana. Sampai akhirnya dilakukan audit dan ditemukan pelanggaran dugaan tindak pidana. (daq/ign)  


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 17:53

Gembong Narkoba Kakap di Palangka Raya Ditangkap

Operasi yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah…

Sabtu, 23 Oktober 2021 12:21

ALAMAKKK..!! Selama Pembelajaran Daring, Ratusan Pelajar di Kalteng Diam-Diam Menikah

 Selama sekitar dua tahun tidak pernah datang ke sekolah bersamaan…

Jumat, 22 Oktober 2021 12:49

Kampung Narkoba di Palangka Raya Dikepung, Segini Hasil yang Didapat Aparat

 Kawasan Puntun, Jalan Rindang Banua, yang selama ini dikenal sebagai…

Kamis, 21 Oktober 2021 23:17

Sertifikat Tanah Bermasalah Picu Sengketa, Gugat Tiga Instansi Sekaligus

Sengketa lahan di Kota Palangka Raya seolah tak berujung. Masalah…

Rabu, 20 Oktober 2021 10:02

Palangka Raya Terapkan PPKM Level 2 selama 21 Hari

Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:49

Pergoki Anaknya Gantung Diri di WC Umum, Begini Reaksi sang Ibu

Warga Kalimantan Tengah yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung…

Senin, 11 Oktober 2021 12:06

Gelandangan dan Pengemis di Palangka Raya Makin Banyak

 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menyoroti…

Kamis, 07 Oktober 2021 10:27

Laka Maut Bus Versus Truk, Sopir Bus Jadi Tersangka, Ini Kata Pak Polisi

Polresta Palangka Raya akhirnya menetapkan tersangka dalam kecelakaan maut antara…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:02

Tiga Kelurahan di Palangka Raya Masih Zona Merah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan, penyebaran Covid-19 di…

Selasa, 05 Oktober 2021 09:48

NGGA KENDOR..!! Tim Gabungan Masih Gencar Razia Tempat Hiburan

Guna memastikan situasi dan kondisi Kota Palangka Raya yang aman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers