MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 27 Februari 2021 12:32
Mengidentifikasi Benda dan Situs yang Diduga Cagar Budaya di Sukamara (1)
Ada Tapak Kaki di Atas Batu dan Makam Patih Pait
DIDATA: Makam Patih Pait di Desa Natai Sedawak.(FAUZIANNUR/RADAR SAMPIT)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan identifikasi terhadap benda dan situs yang diduga cagar budaya. Berikut beberapa kajian dan rekomendasi BPCB Kaltim terhadap benda dan situs itu.

FAUZIANNUR, Sukamara

Di Balai Riam terdapat sebuah batu yang di atasnya terdapat cekungan mirip tapak kaki manusia. Masyarakat setempat menyebutnya Batu Bungkas. Batu itu berada di tengah hutan.

Terdapat tiga tapak yang ditemukan. Akan tetapi, hanya dua yang teridentifikasi. Diperkirakan tapak tersebut merupakan kaki sebelah kanan dan sebelah kiri. Jarak keduanya sekitar satu meter.

Posisi tapak kaki tersebut sejajar. Tapak kaki kanan berada di sebelah kiri ketika seseorang menghadap ke arah barat. Ukuran panjang luarnya 34 cm, panjang dalam 24 cm, dan lebar 17 cm, serta lebar yang diperkirakan posisi tumit 10 cm. Ukuran kaki kiri berada di sebelah kanan ketika seseorang menghadap arah barat memiliki panjang 30 cm, lebar 10 cm, dan lebar tumit 8 cm. Batu tersebut ditumbuhi lumut.

Menurut identifikasi dan informasi yang dikumpulkan Disdikbud Sukamara bersama BPCB Kaltim, terdapat dua versi sejarah tentang keberadaan batu itu. Pertama, beberapa orang meyakini batu merupakan tempat bertarung seorang yang sakti bernama Bungkas.

Posisi kaki diperkirakan posisi kanan dan kiri, yang menjadi penyangga badan mereka berdua (kuda-kuda). Versi kedua diceritakan bahwa batu merupakan penutup lubang harimau yang digunakan oleh Bungkas dan Pegawai dan untuk memadatkan batu tersebut ke dalam lubang menggunakan tekanan kaki mereka.

”BPCB Kaltim merekomendasikan perlunya referensi terkait sejarah tapak kaki di batu itu. Perlu adanya kajian terhadap nilai budaya objek tapak kaki agar didapatkan tingkat pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat. Sebaiknya lokasi objek dibersihkan dari tanaman agar dapat mempertahankan kondisinya,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Sukamara Dwie Orchidaningsih.

Berikutnya, ada makam Patih Pait, seseorang yang berjasa membangun Desa Natai Sedawak. Patih Pait diutus Pangeran Sukarma untuk pindah ke Rimba Bulian dan membangun desa tersebut.

Setelah desa Rimba Bulian berkembang, nama desa diubah menjadi Natai Sedawak. Makam Patih Pait berada di halaman pemakaman umum yang sudah tidak dimanfaatkan. Areal makam tersebut banyak ditumbuhi semak belukar, sedangkan makam Patih Pait mulai mengalami degradasi dan ditumbuhi lumut.

Seluruh jirat makam Patih Pait terbuat dari kayu ulin yang memiliki ukuran panjang 126 cm, lebar 44 cm, dan tinggi 28 cm, serta tebal penutup jirat 4 cm. Makam ini memiliki orientasi kepala (di arah utara) dan kaki (di arah selatan). Terdapat sebuah nisan yang bertipe pipih di sebelah selatan.

”Kami melakukan pendataan literatur terkait sejarah terbentuknya wilayah Natai Sedawak dan terkhusus mengenai sejarah Patih Pait dan peranannya di Sukamara. Pemerintah daerah direkomendasikan mengangkat juru pelihara yang menjaga dan membersihkan makam,” kata Dwie Orchidaningsih menyebut hasil rekomendasi BPCB Kaltim. (***/ign/bersambung)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 17 Oktober 2021 21:37

Pelaku Balap Liar di Kotim Terus Diburu

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim terus memburu para pengendara…

Sabtu, 16 Oktober 2021 13:04

NAH..!! Legislator Siap ”Kuliti” Kejanggalan Tarif Baru PDAM Sampit

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal…

Sabtu, 16 Oktober 2021 12:53

Polres Kotim Usut Laporan Warga yang Terjerat Pinjaman Online

 Kepolisian Resort Kotawaringi Timur (Polres Kotim) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai…

Jumat, 15 Oktober 2021 11:09

PARAH..!! Kades Korupsi Bantuan Covid-19 untuk Judi Online

Besarnya dana desa yang dikucurkan untuk Desa Pantai, Kecamatan Kapuas…

Kamis, 14 Oktober 2021 14:25

HOROR..!! Pikap Pengangkut BBM Terbakar, Ada Ledakan, Sejumlah Warga Terluka

Kebakaran sebuah mobil pikap bermuatan bahan bakar minyak (BBM), menghebohkan…

Rabu, 13 Oktober 2021 13:27

Sebelum Gantung Diri, Pemuda Itu Bikin Status, Begini Bunyinya...

Aksi nekat Endo (25), pemuda di Dusun Baninan, Desa Rubung…

Rabu, 13 Oktober 2021 10:37

Ratusan Ton Rotan Disita Polisi, Petani Rotan Kotawaringin Timur Gelisah

SAMPIT – Ratusan ton rotan kering asal Kabupaten Kotawaringin Timur…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:05

WOOO..DEWOOO...!! Istri Cuma Dijatah Uang dari Penggelapan Rp 400 Juta, Selingkuhan Dijatah Rp 840 Juta

Kepercayaan yang diberikan PT Mitra Putra Profitmas (Suzuki) terhadap Purnomo…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:01

GEGER..!! Pria Ini Ngamuk Pakai Parang, Lima Orang Luka Parah dan Satu Tewas

Warduyu (48), warga Desa Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:48

Razia Belum Ampuh Bikin Jera Pembalap Liar, Polisi Amankan 12 Remaja

SAMPIT – Gencarnya penindakan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap aksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers