SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Rabu, 28 Februari 2018 09:39
YA TUHAN!!! Pria Beristri Tewas Minum Racun

Diduga Stres Masalah Rumah Tangga

DATANGI RUMAH DUKA: Anggota Polsek Kurun (kiri) mendatangi kediaman Yandri alias Edo di Jalan A Runting, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Selasa (27/2).(POLSEK KURUN FOR RADAR SAMPIT)

KUALA KURUN – Diduga stres karena sejumlah permasalahan yang membelit rumah tangganya, seorang pria beristri bernama Yandri alias Edo bin Suriansyah (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun, cairan pembasmi rumput merek Roundup.

Meski sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kuala Kurun, Gunung Mas, namun nyawa Edo tidak tertolong.

”Untuk sementara, kami menduga pelaku mengalami stres, sehingga nekat meminum satu botol racun roundup jenis gremason,” ucap Kapolres Gunung Mas (Gumas) AKBP Yudi Yuliadin melalui Kapolsek Kurun Iptu I Made Sutha, Selasa (27/2) sore.

Kejadian yang terjadi di Jalan A Runting, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, pada Senin (26/2) pukul 09.30 WIB ini, bermula ketika terjadi adu mulut antara pelaku dengan istrinya. Tidak kuat dengan permasalahan yang dihadapi, dia pun nekat meminum satu botol racun rumput.

Usai minum racun, lanjut dia, pelaku kemudian bergegas pergi ke warung milik Yonedi B Towan (43). Di warung, pelaku langsung membuka kulkas dan mengambil tujuh kaleng susu beruang untuk diminum.

”Saat itu, pemilik warung sempat menanyakan kondisi pelaku yang berjalan sempoyongan. Pelaku pun menjawab sedang dalam keadaan stres, dan baru saja meminum racun,” ujarnya.

Mendengar keterangan dan kondisi pelaku, kata dia, istri Yonedi B Towan (43) yakni Nyanti (40), langsung menelpon Suriansyah orang tua Edo, yang saat itu tengah dalam perjalanan menuju Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara untuk membeli durian.

”Mendapat telepon tersebut, orang tua Edo langsung meminta tolong untuk membawa anaknya ke RSUD Kuala Kurun. Sekitar pukul 22.00 WIB, mereka pun tiba dari Kota Muara Tewah, dan langsung ke rumah sakit,” tuturnya.

Meski sempat mendapat pertolongan selama kurang lebih 24 jam, pada Selasa (27/2) sekitar pukul 10.00 WIB, nyawa pelaku tidak bisa tertolong, dan jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka.

”Atas kejadian ini, orang tua dan pihak keluarga korban tidak mau membuat laporan pengaduan terhadap permasalahan yang menimpa anaknya, dan menerima dengan ikhlas kejadian tersebut,” pungkasnya. (arm/fm)

 


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 22:17

Dishub Diminta Tambah Traffic Light

<p><strong>PALANGKA RAYA</strong> &ndash; DPRD Kota Palangka Raya menilai sejauh…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers