MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 20 September 2019 15:00
MEMBAHAYAKAN..!!! Serangan Buaya Muara Berpotensi Masif

Karhutla Putuskan Rantai Makanan, Waspadai Agenda Mandi Safar

Buaya yang menampakan diri di Sungai Mentaya, beberapa waktu lalu, direkam oleh warga.(IST)

PROKAL.CO, SAMPIT – Serangan buaya di Sungai Mentaya berpotensi kian masif. Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan yang marak di wilayah selatan Kotim, memutuskan rantai makanan hewan predator itu karena banyaknya satwa yang tewas atau menyelamatkan diri.

Buaya disinyalir mencari wilayah baru agar tetap bertahan hidup, terutama di permukiman warga. Bahkan, munculnya buaya di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit yang selama ini hanya isu, sempat direkam seorang motoris kelotok.

Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah mengatakan, tidak menutup kemungkinan buaya masih berada di sekitar perairan Sungai Mentaya di kawasan PPM Sampit. Namun, pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut terkait kemunculan buaya tersebut.

”Segala kemungkinan masih bisa terjadi (kemunculan buaya, Red). Belum diketahui apakah buaya (yang dilihat motoris kelotok) tersebut masih berada di sekitar kawasan PPM atau sudah pergi,” katanya, Kamis (19/9).

Pihaknya belum memasang perangkap untuk buaya tersebut karena sungai yang cukup lebar. ”Lokasi yang cukup besar, membuat kami kesulitan memprediksi keberadaan buaya itu. Apabila kami pasang perangkap sembarangan, maka tidak menutup kemungkinan akan membahayakan satwa lainnya,” ucapnya.

Menurut Muriansyah, kemunculan buaya di sungai kawasan PPM bukan hanya tahun ini saja. Pada 2011 silam, pihaknya juga pernah mendapat laporan munculnya buaya di sekitar perairan kawasan PPM atau Pelabuhan Sampit.

Lebih lanjut Muriansyah mengatakan, karhutla yang terus meluas berdampak langsung terhadap keselamatan satwa liar. Ada yang terbakar hidup-hidup, kehilangan tempat tinggal, hingga berkurangnya pakan atau sumber makanan.

”Secara tidak langsung, kebakaran hutan dan lahan juga berdampak kepada buaya itu tadi. Karena banyak anak sungai yang mulai mengering, buaya akhirnya ke sungai besar. Ada juga karena hutan terbakar, membuat pakannya seperti ikan mulai sedikit,” ujarnya.

Muriansyah meminta warga yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya waspada. Selain itu, dia juga mewanti-wanti warga yang akan mengikuti mandi safar pada 23 Oktober mendatang agar berhati-hati.

Ijan, motoris kelotok yang mengaku melihat penampakan buaya mengatakan, sejumlah motoris lainnya juga pernah melihat buaya, khususnya malam hari. ”Bukan saya saja yang melihat buaya, tetapi motoris lainnya. Namun, waktu dan tempatnya berbeda-beda. Kebanyakan melihat penampakan buaya pada malam hari,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Kotim menegaskan kegiatan mandi safar tetap akan dilaksanakan. Kepala Bidang Destinasi Wisata Disbudpar Kotim Indra Saputra mengatakan, isu munculnya buaya di Sungai Mentaya hampir setiap tahun ada saat akan digelar mandi safar. Tahun ini, untuk mengantisipasi hal buruk, Disbudpar akan melibatkan berbagai pihak untuk pengamanan ekstra ketat.

Pengamanan nantinya akan melibatkan Basarnas, Polair, BKSDA, TNI, Satpol PP, dan Dishub Kotim. ”Pengamanan ekstra akan dilakukan guna membantu proses pelaksanaan mandi safar. Isu seperti ini hampir setiap tahun terjadi saat ingin melaksanakan kegiatan mandi safar," ujarnya, Rabu (19/9) lalu. (sir/ign)

 

 


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 14:56

Air Sungai Menghijau, Ikan Kecil Mulai Mati

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan menyisakan masalah bagi para…

Senin, 14 Oktober 2019 11:35

Belukar Terbakar, Truk vs Mobil Adu Kuat

SAMPIT – Sebuah truk adu kuat alias saling hantam dengan…

Senin, 14 Oktober 2019 11:17

Supian Tak Turut Campur Pencalonan Bupati

SAMPIT–Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengingatkan masyarakat agar jangan…

Senin, 14 Oktober 2019 08:47

HADEEEEEHHHHH..!!! Perampokan di PPM Ternyata Rekayasa

SAMPIT–Perampokan yang menimpa toko handphone Maitri Cell di Pusat Perbelanjaan…

Senin, 14 Oktober 2019 08:42

Event di Kawasan CFD Perlu Diperbanyak

SAMPIT – Minggu pagi (13/10), kawasan car free day (CFD)…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:25

Tagih Hasil Pansus, Warga Blokade Jalan Perusahaan

SAMPIT – Sejumlah warga Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:17

Di Hadapan Bupati, Aktivis Ini Diancam Dibunuh

SAMPIT – Seorang aktivis di Kota Sampit, Burhan Nurrohman, mendapat…

Sabtu, 12 Oktober 2019 09:52

HEBOOOHHHH..!!! Rampok Beraksi di PPM

SAMPIT – Kasus perampokan menghebohkan sejumlah warga tadi malam (11/10).…

Jumat, 11 Oktober 2019 15:30

Tunggangi Motor Curian, Pemuda Ini Diamankan Polisi

SAMPIT – Pemuda berinisial W (24), hanya bisa tertunduk malu…

Jumat, 11 Oktober 2019 13:56

Sukses Memajukan Ponpes, Dikenal Tegas dan Disiplin

Kabar duka datang dari Tanah Mentaya. Sosok panutan umat muslim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*