MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Rabu, 08 April 2020 14:35
Ratusan Kelotok Menganggur, Terancam Rusak Karena Kesulitan Biaya Perawatan
MENGANGGUR ; Ratusan kelotok wisata tertambat di dermaga wisata Kecamatan Kumai. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Paska penutupan Taman Nasional Tanjung puting (TNTP) di Kecamatan Kumai akibat wabah virus korona (Covid-19) membuat sektor pariwisata di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mati suri. Akibatnya ratusan kelotok wisata harus diparkirkan di dermaga dan terancam alamai kerusakan akibat kesulitan biaya perawatan.

Menurut salah seorang pemilik kelotok wisata, Ahmad Yani, berdasarkan pendataan yang dilakukan jumlah kelotok wisata yang saat ini tak beroperasi seluruhnya ada 111 unit kelotok.

“Dengan berhentinya operasional kelotok wisata, otomatis ada 111 juru mudi kelotok dan 220 orang asisten juru mudi yang sudah tidak bekerja lagi. Begitu pula dengan freelance pemandu wisata sebanyak 120 orang, juru masak di kelotok wisata 80 orang dan biro perjalanan wisata sebanyak 27 tempat,” terangnya, Selasa (7/4)

Menurutnya penutupan lokasi wisata Kobar berdampak sistemik, lantaran bukan hanya kelotok yang akhirnya tidak dapat beroperasi, tetapi warga yang mengandalkan mata pencaharian dari sektor tersebut juga kehilangan pekerjaan.

"Semua terkena dampaknya, apalagi biasanya pada Bulan Maret merupakan start kunjungan wisatawan hingga puncaknya di Bulan September nanti. Namun sejak bulan kemarin reservasi dan sejumlah jadwal kunjungan wisman dibatalkan," keluhnya.

Di tengah hilangnya mata pencaharian pelaku wisata, pemilik kelotok harus mengeluarkan uang ekstra untuk biaya perawatan dan penjagaan kelotok.Walau tidak penuh, mereka terpaksa menggaji orang untuk menimba air serta mengawasi kelotok yang bersandar di dermaga. “Jumlahya ada ratusan,” imbuh Yani.

Sementara itu, pelaku wisata yang lain saat ini mencari kehidupan masing - masing dengan bekerja serabutan, bahkan masih banyak yang nganggur. Kemudian untuk alihfungsi kelotok wisata sebagai kelotok mencari ikan juga tidak bisa dilakukan. “Karena secara spesifikasi memang tidak memungkinkan untuk berlayar di laut lepas,” terangnya.

“Saat ini kita pasrah saja dan terus berdoa semoga wabah virus korona cepat berlalu sehingga kehidupan dan usaha wisata dapat kembali normal,” pungkasnya. (tyo/sla)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers