MANAGED BY:
KAMIS
03 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 13 Oktober 2020 14:06
Aksi Diduga Disusupi, Polisi Sempat Amankan Terduga Provokator
BERAKHIR RICUH: Aksi demonstran di depan gedung DPRD Kotim mendesak legislator menyatakan penolakan UU Cipta Kerja yang penuh kontroversi, Senin (12/10).( USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Aksi sejumlah buruh dan mahasiswa di Kota Sampit diduga disusupi provokator. Polisi mengamankan enam orang peserta aksi tak dikenal yang diduga berencana melakukan provokasi terhadap ratusan massa aksi. Di sisi lain, unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja itu berakhir ricuh.

Informasi aksi yang diduga disusupi itu berdasarkan keterangan Polres Kotim. Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin tak memberikan penjelasan secara rinci mengenai enam terduga provokator yang diamankan tersebut. Dia hanya mengatakan, mereka diduga berencana akan melakukan provokasi.

Selain enam terduga provokator, polisi juga mengamankan enam orang koordinator lapangan aksi. ”Kami lakukan interogasi dulu terhadap penanggung jawab serta korlap. Nanti langkah-langkah selanjutnya akan kami tentukan,” ujar Harris.

Sementara itu, aksi demonstrasi menuntut pernyataan sikap DPRD Kotim terkait Undang-Undang Omnimbus Law Cipta Kerja berakhir ricuh. Sekitar 400 massa yang tergabung dalam aksi itu dibuat kocar-kacir lantaran  negosiasi antara DPRD Kotim dan pendemo yang berlangsung hingga menjelang malam. Mereka dipukul mundur aparat agar membubarkan diri.

Peserta unjuk rasa mendesak DPRD Kotim menyatakan sikap untuk bersama dengan para demonstran menolak UU Cipta Kerja. Namun, DPRD menolak menyatakan penolakan tersebut. Mereka memilih memberikan pilihan lain lepada peserta aksi. Ada tiga kali negosisasi yang langsung difasilitasi Kapolres Kotim.

”Kita ini sudah melewati batas aturan, bahwa sudah seharusnya  membubarkan diri. Kalian sudah meninggalkan salat. Lebih baik sekarang mati kita bubar,” tegas Harris.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 02 Desember 2020 17:22

Makin Gawat!!! Bencana Klaster Keluarga, Rumah Sakit Kelimpungan

LONJAKAN kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat kian tak…

Rabu, 02 Desember 2020 14:29

Awas!!! Kafe Jadi Target Operasi Yustisi

SAMPIT–Sejumlah kafe di Kota Sampit menjadi target operasi yustisi dalam…

Rabu, 02 Desember 2020 07:06

BEN-UJANG Janji Bantu Perbaikan Harga Karet dan Rotan

SAMPIT – Harga komoditas andalan karet dan rotan sejauh ini…

Rabu, 02 Desember 2020 07:04

PANTAS Bertekad Berangus Peredaran Narkoba

SAMPIT – Peredaran narkoba yang kian merajalela di Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 01 Desember 2020 16:41

Debat Kedua Pilkada Kotim Emmm..Lumayanlah.!!!

SAMPIT – Pelaksanaan debat kandidat Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Selasa, 01 Desember 2020 16:19

Bupati Merasa Dipermalukan, Oknum ASN Manipulasi Data Absensi, Hampir Setahun Tak Bekerja

SAMPIT – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di…

Selasa, 01 Desember 2020 16:16

Satgas Covid-19 Kotim Luruskan Fakta Kematian Dokter Yudha

SAMPIT – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kotawaringin Timur (Kotim)…

Selasa, 01 Desember 2020 15:41

Medan Berat Jadi Tantangan, Sempat Terjatuh di Kubangan

Selama sepekan Bupati Kotim Supian Hadi mengunjungi sejumlah desa di…

Selasa, 01 Desember 2020 15:39

Ternyata!!! Mi Instan di Tumbang Gagu Hanya Rp 4 Ribu Per Bungkus

SAMPIT – Harga mi instan yang sempat diinformasikan sangat mahal…

Selasa, 01 Desember 2020 10:36

Jalan Tjilik Riwut Dinilai Salah Konsep

SAMPIT-  Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers