MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Minggu, 23 Desember 2018 21:48
Waaah Parah!!!! Penjarahan Hutan Masih Terjadi

Wagub Pergoki Truk Bermuatan Kayu Log

BEBAS MELENGGANG: Truk bermuatan kayu kog saat melintas di jalan negera di wilayah Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.(AJUDAN WAGUB FOR RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Penjarahan hutan diduga masih terjadi di Kalimantan Tengah. Ironisnya, selain merusak alam, aktivitas itu juga merusak jalan negara. Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail Balghaist memergoki langsung truk kayu bermuatan kayu log melintas di jalan yang dibangun dengan uang rakyat.

Wagub melihat truk bermuatan kayu itu saat kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Parenggean dan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Ada dua unit truk yang mengangkut kayu. Dia bersama rombongan membuntuti dan merekam tujuan kayu log tersebut diturunkan. 

Meski demikian, orang nomor dua di Kalteng itu tidak menghentikan truk tersebut. ”Saat mau kembali ke Palangka Raya melewati jalan negera di wilayah Parenggean, kami melihat dua truk bermuatan kayu log dengan santainya melintasi jalan negara," kata Habib Ismail, Sabtu (22/12).

Dia menegaskan, akan mencari tahu pemilik kayu tersebut. Sebab, apabila kayu itu hasil dari izin Hak Pengusahaan Hutan (HPH), tidak boleh melewati jalan negara. ”Ini akan kami telusuri. Bagaiamana aturan atau regulasi terkait kayu log yang melintasi jalan negara. Selain muatan yang melebar, truk juga membahayakan kendaraan lain,” ujarnya.

Menurut Wagub, dia dan rombongan tidak menghentikan truk itu lantaran tidak memiliki kewenangan. Pihaknya hanya mengikuti dari belakang hingga lokasi penumpukan kayu log tersebut. 

”Saat itu memang tidak ada pos polisi. Awalnya kami berupaya mencari pos polisi agar dapat menyetop truk tersebut. Akhirnya kami ikuti dari belakang hingga lokasi. Kami tidak punya kewenangan menyetop, jadi hanya mengikuti," ujarnya. 

Rencananya, Wagub akan mengajak serta dinas terkait, khususnya Dinas Kehutanan untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Sebab, Dinas Kehutanan mengetahui asal kayu-kayu itu.

Wakil Ketua DPRD Kalteng Heriansyah sebelumnya juga menyampaikan truk kayu log yang melenggang bebas melintasi jalan negara. ”Persoalan ini akan kami pertanyakan kepada dinas terkait. Kami menilai perizinan perusahaan tersebut banyak kejanggalan,” ujarnya.

Dia juga meminta Polda Kalteng dan pihak terkait lainnya segera bertindak. Selain membahayakan pengguna jalan, juga merusak jalan yang sudah dibangun.

”Ini sangat mengancam keselamatan masyarakat yang melintas di jalan tersebut. Jalan negara tidak selayaknya tidak boleh digunakan untuk kepentingan perusahaan, terutama perusahaan bidang kehutanan," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, apabila aparat dan pemerintah tidak segera bertindak, dikhawatrikan masyarakat akan bertindak sendiri. Dia sudah turun ke lokasi atas permintaan masyarakat agar persoalan tersebut dapat diatasi.

”Saya sudah ke sana dan meminta kepada masyarakat, kayunya legal hanya saja pengangkutannya melanggar aturan," ujarnya.

Selain itu, izin lokasi tidak sesuai dengan lokasi yang ditebang. Hal tersebut disampaikan masyarakat sekitar. Untuk itu, wakil rakyat dari Dapil II ini berharap pemerintah segera turun.

”Percuma jalan dibangun menggunakan uang negara kalau dilewati perusahaan mengangkut kayu log. Ini harus segera diselesaikan," ujarnya.

 

 

Suta Gudang Kayu

Sementara itu, Polres Kotim menyegel sebuah gudang berisi ratusan potong kayu hasil illegal loging di Jalan HM Arsyad kilometer 19, Desa Bapanggang Raya, Sabtu (22/12). Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel turun langsung menyita gudang tersebut didampingi Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi.

Saat penyegelan berlangsung, para pemilik bangunan tidak berada di sekitar lokasi. Aparat hanya memasang garis polisi ke bangunan berukuran 35x15 meter itu.

”Untuk kepemilikan kayu hasil illegal logging ini masih dalam pengejaran. Namun, dari hasil barang bukti yang ditemukan, ada sebanyak 260 potong kayu berbagai macam ukuran,” ujar Rommel.

Selain ratusan potong kayu, pihaknya juga menemukan dan menyita mesin atau alat potong kayu di dalam gudang tersebut. Polisi mengidentifikasi ada dua pelaku dari kasus tersebut.

”Kedua pelaku masih buron dan belum ditangkap. Hanya ada penjaga gudang serta barang bukti. Jenis kayunya macam-macam, mulai dari benuas meranti,” tandasnya. (arj/sir/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers