SAMPIT – Seorang gadis remaja di Kota Sampit, LS (16), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung, Kamis (25/4). Wanita yang mencabut nyawanya sendiri di kamar tidur itu, diduga kalut karena masalah asmara. Sebelum mengakhiri hidupnya, LS sempat mengeluarkan ancaman kematiannya pada sang kekasih.
Informasi yang dihimpun Radar Sampit, LS diduga ada masalah dengan kekasihnya, Aw (16). Sang ibu, Sp (30), menuturkan, anaknya dan Aw sempat cekcok di sebuah warnet di Kecamatan Baamang, Rabu (24/4) siang. Malam harinya, saat LS di rumahnya, Jalan Walter Condrat, dia masih cekcok dengan kekasihnya itu.
”Hingga akhirnya LS mengunci pintu kamarnya dari dalam. Pacarnya LS kemudian pulang ke rumahnya,” kata Sp.
Kamis (25/4) pagi, saat Sp memanggil LS, tak ada sahutan dari kamarnya. Beberapa kali dipanggil, Sp tak kunjung keluar kamar. Kepanikan sang ibu membuat warga sekitar berdatangan. Akhirnya pintu kamar anaknya dibongkar paksa.
Setelah pintu terbuka, Sp kaget melihat anaknya sudah tergantung dengan tali jemuran. Sp pun langsung banjir air mata. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Baamang.
”Padahal sudah saya bilang ke korban, untuk tidak melanjutkan hubungannya dengan pacarnya. Hingga akhirnya keduanya cekcok. Sebelum anak saya ditemukan tewas, dia sempat memukul wajah pacarnya itu,” ujarnya.
Sementara itu, aparat kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari tali jemuran biru, botol plastik berisi minuman keras oplosan atau lonang, dan satu sachet minuman energi.
Jasad korban langsung dievakuasi ke ruang jenazah di RSUD dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum. Polisi juga mengamankan Aw untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo mengatakan, penyebab kematian LS diduga karena masalah asmara dengan pacarnya. Sebelum ditemukan tewas, LS sempat mengancam akan bunuh diri.
”Mendengar mau bunuh diri, pacar korban melarang dan melepaskan tali jemuran yang saat itu sudah terikat di dalam kamar korban. Selain itu, korban juga sedang depresi hingga menghabiskan satu botol lonang,” tuturnya, seraya mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus itu untuk mencari tahu penyebab kematian LS. (sir/ign)