MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 12 Juli 2019 09:15
Wacana Jembatan Sungai Mentaya, Kapan? Seperti Apa Kejelasannya?
BERTAHAN : Perahu penyeberangan (kelotok) yang jadi salah satu transportasi andalan warga untuk menyeberangi sungai Mentaya kebeberapa desa di sekitar Kota Sampit.(Dok.Radar Sampit)

PROKAL.CO, SAMPIT-Anggota DPRD Kotim, Hari Rahmad  mempertanyakan   perkembangan wacana pembangunan jembatan Sungai Mentaya yang diwacanakan beberapa tahun lalu. Menurutnya pernah  dijanjikan juga pembangunannya oleh pemerintah pusat.

”Beberapa tahun ini belum ada kejelasan,  sejauh mana progress perencanaan pembangunan Jembatan Sungai Mentaya yang  dijanjikan ke masyarakat di Kecamatan Seranau,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan itu  tidak hanya sekadar kebutuhan biasa,  namun kebutuhan mendesak. Hari menegaskan, selama jembatan itu tidak ada , maka wilayah Mentaya Seberang  sulit sekali uintuk berkembang dan maju seperti Kota Sampit. ”Padahal  posisinya masih ada di seberang mata kita semua,”tukasnya.

Dilanjutkannya, wacana pembangunan Jembatan Mentaya Sampit tersebut merupakan upaya Pemerintah Kotawaringin Timur untuk membuka daerah terisolasi di wilayah seberang Sungai Mentaya, melalui Kecamatan Seranau yang kecamatan paling dekat dengan ibukota kabupaten.

Hari juga menyampaikan, selama ini  sejumlah kontraktor  enggan mengerjakan proyek pembangunan di kawasan seberang, karena biaya operasional penyeberangan material pembangunan fisik yang tergolong tinggi. Bahkan tidak menutup kemungkinan pihak rekanan  tersebut akan mengalami kerugian. 

Ditambahkan Politikus Hanura ini, mewujudkan pembangunan Jembatan Mentaya itu bukan perkara mudah, dan anggaran yang di asumsikan  mencapai angka Rp 1 triliun, karena itu sulit jika masih mengandalkan keuangan kabupaten atau pun provinsi.  Menurutnya,  paling kuat APBD kabupaten dan provinsi hanya membiayai pembebasan lahan.

”Memang harus dibangun oleh pemerintah pusat, karena disitu anggarannya  sangat besar.   APBD kita tidak mungkin diarahkan untuk pembangunan itu, di sini peran pusat sangat mendasar,” pungkas Hari Panca. (ang)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 22:17

Dishub Diminta Tambah Traffic Light

<p><strong>PALANGKA RAYA</strong> &ndash; DPRD Kota Palangka Raya menilai sejauh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*