MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 10 September 2019 07:27
Kabut Asap Jangan Ganggu Aktivitas Pendidikan
PERKUAT PENCEGAHAN: Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat apel siaga darurat karhutla beberapa waktu lalu. Pada kesempatan ini dia juga menekankan peran semua elemen dalam upaya pencegahan.(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan semua pihak untuk berperan aktif dalam melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama kaitannya dengan mengurangi dampak kabut asap yang ditimbulkan.

Sugianto menyebutkan, dampak kabut asap dapat merugikan Kalteng apabila terus terjadi. Seperti halnya yang terjadi pada 2015 yang lalu, dampak daripada bencana tersebut menimbulkan sejumlah masalah, seperti perekonomian, kesehatan dan bahkan dunia pendidikan pun juga terdampak.

“Makanya harus serius menangani karhutla, karena kalau terus-terusan terjadi kebakaran, maka beberapa minggu lagi dampak buruknya akan sangat dirasakan. Aktivitas bandara bisa lumpuh dan pastinya sekolah-sekolah juga terganggu,” katanya.

Sektor pendidikan sendiri menjadi perhatian serius pemerintah provinsi, sehingga diharapkan pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan diharapkan tetap berjalan dengan lancar. Tidak hanya dilihat dari sisi peningkatan sarana dan prasarana, namun juga hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan aktivitas belajar mengajar.

“Pendidikan ini menjadi salah satu yang berdampak terhadap peningkatan sumber daya manusia, Jadi, kabut asap yang terjadi beberapa haris belakangan jangan sampai semakin parah karena dapat mengganggu proses belajar mengajar,” ucapnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi secara intens dengan seluruh pihak sekolah yang ada di kabupaten dan kota mengenai aktivitas belajar dan mengajar saat kondisi kabut asap sekarang ini.

Dinas Pendidikan mempersilakan pihak sekolah untuk mengatur jam masuk sendiri apabila kondisi kabut asap kian mengkhawatirkan dan membahayakan bagi kesehatan maupun keselamatan. Sehingga diharapkan sekolah bisa mengambil kebijakan yang mengutamakan kesehatan anak didik.

“Sekolah berhak atur jam belajar yang aman buat anak-anak sekolah. Prinsip keselamatan anak dijaga, proses pembelajaran disesuaikan jamnya dengan baik,” kata Slamet.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pengaturan yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah, meliputi pengunduran jam masuk sekolah, wajib memakai masker, ruang kelas ditutup rapat dan penggunaan kipas angin. Selain itu, diingatkan juga  tidak aktivitas belajar diluar ruangan, penyiapan tabung oksigen, petugas UKS selalu siaga, serta terlibat aktif dalam menjaga lingkungan.

“Yang pasti kesehatan siswa diutamakan, dan soal aktivitas belajar tetap tidak terganggu. Untuk itu, semuanya harus diperhatikan,” bebernya. (sho/ign)

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 17:08

Calon Kuat PDIP, Riban Satia Disiapkan Lawan Petahana

PALANGKA RAYA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan manuver…

Jumat, 17 Januari 2020 17:03

PKB Pastikan Usung Sugianto-Habib Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur

PALANGKA RAYA- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi memberikan rekomendasi…

Jumat, 17 Januari 2020 16:44

Soal Intimidasi Bawa Nama Etnis, Yani Tantang Arsyad Melapor ke Aparat

SAMPIT – Sikap kader Partai Golkar Kotim Muhammad Arsyad yang…

Jumat, 17 Januari 2020 15:51

Yoyo Habis Setengah Miliar, KH Yusuf Minta Maaf

SAMPIT – Bakal calon bupati Kotim Yoyo Sugeng Triyogo mengaku…

Jumat, 17 Januari 2020 10:31

16 Paket Proyek di Kalteng Ditandatangani

SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran melaksanakan penandatangan…

Kamis, 16 Januari 2020 17:07

Supian Hadi: Bakal Calon Bupati Jangan Cengeng

SAMPIT – Isu terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)…

Kamis, 16 Januari 2020 15:52

Batal Gandeng Ulama, Yoyo Gaet Pengusaha

SAMPIT –Bakal calon bupati Kotim Yoyo Sugeng Tryogo batal menggandeng…

Kamis, 16 Januari 2020 15:43

Tawon Sengat Satu Keluarga, Sudah Ada Korban Meninggal

PALANGKA RAYA – Masyarakat diminta mewaspadai tawon mematikan, yakni tawon…

Kamis, 16 Januari 2020 14:45

YA TUHAN..!!! Di Puruk Cahu Gantung Diri, di Palangka Raya Nyaris Lompat dari Tower

Bunuh diri lagi-lagi jadi jalan pintas bagi sebagian orang untuk…

Kamis, 16 Januari 2020 10:16

Temuan Pabrik Miras, Bupati : Masyarakat Harus Lebih Peka

SAMPIT— Menanggapi ditemukannya pabrik minuman keras (miras) skala besar di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers