MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 20 September 2019 14:57
Petaka Menit Akhir Lawan Badak Lampung

2 Badak Lampung vs Kalteng Putra 1

PROTES: Pemain Kalteng Putra protes keputusan wasit saat berlaga melawan Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.(IST/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, LAMPUNG – Kalteng Putra gagal menjalankan misi balas dendam saat menghadapi Badak Lampung FC dalam lanjutan Liga Satu. Laskar Isen Mulang takluk secara menyakitkan dengan skor 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (19/9).

Sempat berhasil menahan imbang 1-1, I Gede Sukadana dan kawan-kawan terpaksa gigit jari setelah menit akhir wasit menunjuk titik putih bagi tim tuan rumah. Bola meluncur mulus ke gawang Kalteng Putra hingga skor berubah 2-1.

Jalannya laga terlihat monoton. Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu melalui tendangan bebas David Sala di menit 71. Namun, selang empat menit kemudian, Fernandinho berhasil menyamakan skor. Petaka Kalteng Putra terjadi di menit akhir pertandingan. Wasit memberikan tendangan penalti pada masa injury time.

Kekalahan itu membuat Kalteng Putra terus mendekati zona degradasi. Laskar Isen Mulang berada di peringkat 14 dengan 18 poin, sementara Badak Lampung naik ke posisi 11 dengan 21 poin. Kalteng Putra akan menghadapi PSIS Semarang dalam laga berikutnya 24 September mendatang.

Pelatih Kepala Kalteng Putra Gomes De Olivera mengatakan, skuadnya sudah bermain bagus dan mampu memberikan perlawanan. Bahkan unggul terlebih dulu.

”Saya lihat semua sudah berusaha dan bermain bagus, walau akhirnya tak meraih poin,” ujarnya usai laga.

Pelatih kelahiran Brasil itu menuturkan, timnya akan fokus untuk laga berikut melawan PSIS Semarang di Stadion Tuah Pahoe. ”Masih banyak pertandingan untuk berjuang bersama,” katanya.

Sementara itu, pemain Kalteng Putra Patrik Wanggai mengatakan, semua pemain sudah bermain bagus. Namun, kemenangan Kalteng Putra dicuri di menit akhir. Wasit yang memimpin pertandingan dinilai berat sebelah.

”Kami main bagus, cuma kemenangan dicuri. Saya tidak kaget dengan sepak bola Indonesia. Saya pun tidak menyesal kalah karena diperlakukan seperti itu,” ujarnya. (daq/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers