MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 14 Mei 2019 15:10
LUAR BIASA..!!! Soal Sulit, Prestasi Justru Melejit
SULIT DIHILANGKAN: Sejumlah pelajar SMA di Kota Palangka Raya merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret baju usai pengumuman hasil UNBK, Senin (13/5). Aksi itu seolah jadi budaya dan sulit dihilangkan.(DODI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Sulitnya soal ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK/MA sederajat yang sempat dikeluhkan peserta, tak berkorelasi dengan hasil yang diraih. Prestasi pelajar Kalteng justru melejit dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.

Secara keseluruhan, rata-rata nilai mata pelajaran UNBK meningkat antara 10 – 30 persen dari jumlah peserta sebanyak 32.642 siswa, terdiri dari SMA 18.291 siswa, MA 4.023 siswa, dan SMK 10.328 siswa.

Hasil memuaskan itu berbeda dengan keluhan sejumlah pelajar sebelumnya terkait soal yang lebih sulit. Bahkan, para pelajar ramai-ramai ”menyerang” akun media sosial Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Komentar lucu terkait sulitnya soal itu berseliweran di medsos.

Prestasi yang diraih pelajar Kalteng memang di luar perkiraan. Sebanyak 20 peserta UNBK mampu meraih nilai 100 pada berbagai mata pelajaran, meningkat 500 persen dibanding UNBK tahun 2017/2018 yang hanya diraih empat siswa. Perolehan nilai 100 itu untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Asing.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo mengatakan, raihan prestasi itu dilakukan tanpa kecurangan. Berdasarkan laporan Tim Itjen Kemendikbud, pelaksanaan UNBK di Kalteng tak terjadi pelanggaran. ”Ini prestasi luar biasa,” katanya, Senin (13/5).

Slamet menuturkan, kelulusan satuan pendidikan diumumkan secara serentak dan berlangsung dengan tertib dan aman. Batas kelulusan ditetapkan satuan pendidikan dengan mempertimbangkan nilai ketuntasan, budi pekerti, dan nilai ujian nasional/ujian sekolah.

”Prestasi hasil UNBK di Kalteng merata di semua satuan pendidikan di perkotaan dan pedalaman. Selanjutnya kami  harus bekerja lebih giat dan lebih keras lagi untuk mewujudkan Kalteng Berkah,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Palangka Raya M Ramli bersyukur seluruh siswanya lulus. Sekolah tersebut meluluskan sebanyak 521 pelajar dari 14 ruangan kelas tiga. Bahkan, siswa atas nama Abdi Revandio, meraih nilai 368,50, nomor dua terbaik di seluruh Kalteng.

”Ini peningkatan tim guru yang membina. Intinya, ini semua berkat semuanya hingga memperoleh hasil sangat memuaskan. Apalagi kami menerapkan nilai maksimal 75,” ujarnya.

Terkait aksi mencoret pakaian yang masih terjadi, Ramli menuturkan, pihaknya tidak akan bertanggung jawab apabila aksi itu berdampak negatif di luar sekolah. Sejak diberikan pengumuman, siswa dan siswi diimbau tak melakukan aksi itu dan diminta melaksanakan ibadah sesuai agamanya masing-masing.

”Kami juga mengancam tidak memberikan surat tanda kelulusan (STK) mereka apabila kedapatan melakukan corat-coret seragam sekolah," tegas Ramli.

Ramli menuturkan, siswanya dipancing sekolah lain yang melakukan aksi tersebut di depan sekolahnya, Jalan Ais Nasution. ”Setelah kami bubarkan mereka langsung pulang meski sempat melakukan aksi," ujarnya.

Siswa SMAN 1 Palangka Raya Ananda Maulana Rahmat Khadafi Sembiring mengatakan, para guru telah melarang aksi corat-coret seragam sekolah. Namun, sebagian pelajar bersikeras melanggarnya karena dinilai bagian dari ekspresi meluapkan kebahagian dalam momentum kelulusan.

”Walau dilarang guru, kami tetap melakukan dengan hal yang positif. Bahkan, kami tidak konvoi di jalan raya serta tidak melakukan hal negatif, seperti mabuk-mabukan dan lainnya," katanya.(daq/ign)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers