MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 12 Agustus 2019 15:47
Karhutla Hanguskan 150 Hektare Lahan, Hanya Separuh Dipadamkan
MENDEKATI PERMUKIMAN: Petugas gabungan bahu membahu memadamkan karhutla yang menghanguskan lima hektare lahan di daerah bangunan Islamic Center dan kompleks perumahan Dinsos dan Kejari Seruyan, Minggu (11/8).(ALDI SETIAWAN/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Luasan hutan dan lahan yang terbakar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai 150 hektare. Kebakaran itu didominasi di daerah selatan Kotim, seperti Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Kecamatan Teluk Sampit, dan Kecamatan Pulau Hanaut.

”Sebagian di dalam kawasan Kota Sampit, yakni di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kecamatan Baamang,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim M Yusuf, Minggu (11/8).

Yusuf menuturkan, hampir setiap hari Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) berada di lapangan untuk memadamkan api, baik melalui jalur darat dan udara. Api yang sebagian besar membakar lahan gambut, membuat petugas kesulitan.

”Pemadaman pun tidak cukup hanya sekali. Harus berkali-kali hingga api dipastikan padam,” jelasnya.

Yusuf menuturkan, dari 150 hektare lahan yang terbakar, hanya sekitar 50 persen yang berhasil dipadamkan. Hal tersebut dikarenakan luasnya areal lahan yang terbakar serta sulitnya menemukan sumber air di sekitar titik api. ”Setidaknya kami menahan api agar tidak menjalar ke tempat lainnya,” tambah Yusuf.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran  dan Penyelamatan Kotim Rihel mengatakan, meski dalam suasana Iduladha 1440 H, petugas Posko Karhutla terus melakukan pemadaman serta pendinginan di beberapa lokasi yang terbakar. Di antaranya di Jalan Karya Bersama, Jalan Amin Klaru, dan Jalan HM Arsyad Km 6.

”Alhamdulillah, Minggu (11/8) kemarin, yang baru terbakar tidak ada. Hanya saja, kendala kami di lapangan rata-rata kesulitan menemukan sumber air, sehingga lahan yang sebelumnya terbakar masih menimbulkan api dan asap,” tandasnya.

 

Geger Api dalam Kota

Sementara itu, di Kabupaten Seruyan, masyarakat dihebohkan dengan karhutla yang terjadi di wilayah Kota Kuala Pembuang. Api membara di kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di bangunan Islamic Center hingga ke daerah perumahan Dinas Sosial (Dinsos) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Seruyan, kemarin.

Pantauan Radar Sampit, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan berhasil dipadamkan satu setengah jam kemudian. Pemadaman itu dilakukan tim gabungan dari pemadam kebakaran, BPBD, TNI, dan personel Polres Seruyan.

Komandan Regu (Danru) Piket Pos BPBD Seruyan Arman Tanjung mengatakan, pihaknya menurunkan sebanyak delapan personel yang dibagi jadi dua regu. Selain itu, pemadaman juga dilakukan dengan satu mobil tangki dan dua mobil water canon.

Luasan lahan yang terbakar berkisar 5 hektare lebih. Pihaknya belum mengetahui penyebab kejadian itu. ”Untuk tindak lanjut masalah ini kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan Iswanti yang meninjau langsung lokasi kebakaran mengaku prihatin terkait hal tersebut. Apalagi api terlihat jelas dari Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Seruyan.

”Saya kira sangat dekat dengan rujab, ternyata terjadi di daerah bangunan Islamic Center sini," kata Iswanti.

Iswanti mengimbau seluruh masyarakat Seruyan agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Hal itu sangat merugikan lingkungan dan kesehatan. Selain itu, akan ada sanksi hukum bagi orang yang tertangkap dan terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan sengaja.

”Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, karena kebakaran hebat ini merupakan bencana bagi kita. Banyak dampak buruk yang ditimbulkan dari kejadian ini," tegasnya. (sir/rm-98/ign)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:46

DUH KASIHAN..!!! Puluhan Satgas BPBD Terpapar Asap

SEBANYAK 39 anggota tim Satgas Karhutla Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Selasa, 17 September 2019 16:32

Bencana Asap 2015 Terulang, Bukti Pemerintah Gagal

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan terulangnya…

Selasa, 17 September 2019 15:28

Penerbangan Kembali Terganggu

PANGKALAN BUN – Kabut asap kembali ganggu penerbangan di Pangkalan…

Selasa, 17 September 2019 09:52

Cover dan Bencana

Oleh: Gunawan Suara di ujung telepon itu agak serak. Wanita…

Senin, 16 September 2019 17:05

Makin Parah..!!! Sudah Banyak Penerbangan yang Batal

PALANGKA RAYA- Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang…

Senin, 16 September 2019 16:58

Pak Presiden Jangan Tunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – AncamanPresiden RI Joko Widodo terkait pemecatan terhadap…

Senin, 16 September 2019 15:05

Memprihatinkan..!!! Sungai Ini Mengering sampai Kelihatan Dasarnya

SAMPIT – Selain kabut asap kebakaran hutan dan lahan, warga…

Senin, 16 September 2019 11:31

Kotim Dinyatakan Darurat Karhutla

SAMPIT-- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meningkatkan status kebakaran hutan…

Senin, 16 September 2019 10:49

Hari Olahraga Nasional Kotim di Tengah Kabut Asap

SAMPIT—Kendati Kota Sampit dipenuhi kabut asap sejak beberapa hari terakhir…

Senin, 16 September 2019 10:40

Asap Lumpuhkan Aktivitas Pendidikan

KASONGAN – Aktivitas belajar mengajar di sekolah lumpuh akibat kabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*