MANAGED BY:
KAMIS
02 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 11 September 2019 09:57
Drainase di Sampit akan Dilengkapi Penyaring Limbah

Upaya Mencegah Banjir

PROYEK: Pekerjaan proyek drainase yang masih terus dikerjakan di Jalan Ahmad Yani dan Jalan MT Haryono, baru-baru ini.(HENY/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Proyek pembangunan dan peningkatan drainase di Jalan Ahmad Yani dan Jalan MT Haryono masih terus dikerjakan. Pembangunan itu nantinya juga bakal dilengkapi tempat penyaring limbah, khususnya untuk limbah padat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim Machmoer melalui Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Pembangunan Ahmad Taufik mengatakan, pembangunan precast (cetakan beton) yang masih terus dikerjakan di setiap saluran drainase yang dipasang di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan MT Haryono juga dilengkapi penyaring limbah padat. Alat tersebut berbentuk seperti jaring, berbahan baja serta memiliki panjang 500 meter.

”Setiap wadah penyaring limbah padat memiliki panjang 500 meter. Jadi, misalkan panjang Jalan Ahmad Yani tiga ribu meter, wadah penyaring yang dipasang ada sekitar  enam yang masing-masingnya berukuran 500 meter, sedangkan ukuran lebarnya menyesuaikan dengan precast yang ada,” kata Ahmad Taufik, Selasa (10/9).

Taufik mengatakan, wadah penyaringan limbah padat itu merupakan terobosan Pemkab Kotim dalam pencegahan banjir. Limbah padat yang dibuang masyarakat, baik sengaja atau tidak, seperti sampah plastik, lumpur, botol kaleng, dan lainnya tidak sampai mengendap atau menumpuk ke tanah yang menjadi biang penyebab banjir.

”Ke depannya semua limbah yang sengaja atau tidak sengaja dibuang masyarakat ke drainase tidak akan tertumpuk dan mengendap ke tanah, karena alat penyaring limbah ini akan diangkut ketika sudah penuh dan dibersihkan secara berkala oleh petugas drainase,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, proyek multiyears yang dimulai sejak 2018 ditargetkan selesai April 2020 dengan menelan biaya sebesar Rp 55.370.000.000. Biaya tersebut juga termasuk pemasangan alat penyaring limbah padat di setiap drainase, terutama di Jalan Ahmad Yani dan MT Haryono.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers