MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 11 September 2019 09:57
Drainase di Sampit akan Dilengkapi Penyaring Limbah

Upaya Mencegah Banjir

PROYEK: Pekerjaan proyek drainase yang masih terus dikerjakan di Jalan Ahmad Yani dan Jalan MT Haryono, baru-baru ini.(HENY/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Proyek pembangunan dan peningkatan drainase di Jalan Ahmad Yani dan Jalan MT Haryono masih terus dikerjakan. Pembangunan itu nantinya juga bakal dilengkapi tempat penyaring limbah, khususnya untuk limbah padat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim Machmoer melalui Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Pembangunan Ahmad Taufik mengatakan, pembangunan precast (cetakan beton) yang masih terus dikerjakan di setiap saluran drainase yang dipasang di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan MT Haryono juga dilengkapi penyaring limbah padat. Alat tersebut berbentuk seperti jaring, berbahan baja serta memiliki panjang 500 meter.

”Setiap wadah penyaring limbah padat memiliki panjang 500 meter. Jadi, misalkan panjang Jalan Ahmad Yani tiga ribu meter, wadah penyaring yang dipasang ada sekitar  enam yang masing-masingnya berukuran 500 meter, sedangkan ukuran lebarnya menyesuaikan dengan precast yang ada,” kata Ahmad Taufik, Selasa (10/9).

Taufik mengatakan, wadah penyaringan limbah padat itu merupakan terobosan Pemkab Kotim dalam pencegahan banjir. Limbah padat yang dibuang masyarakat, baik sengaja atau tidak, seperti sampah plastik, lumpur, botol kaleng, dan lainnya tidak sampai mengendap atau menumpuk ke tanah yang menjadi biang penyebab banjir.

”Ke depannya semua limbah yang sengaja atau tidak sengaja dibuang masyarakat ke drainase tidak akan tertumpuk dan mengendap ke tanah, karena alat penyaring limbah ini akan diangkut ketika sudah penuh dan dibersihkan secara berkala oleh petugas drainase,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, proyek multiyears yang dimulai sejak 2018 ditargetkan selesai April 2020 dengan menelan biaya sebesar Rp 55.370.000.000. Biaya tersebut juga termasuk pemasangan alat penyaring limbah padat di setiap drainase, terutama di Jalan Ahmad Yani dan MT Haryono.

”Untuk anggaran alat penyaring limbah sudah include dengan anggaran untuk membangun proyek drainase. Saat ini masih menunggu hasil kajian. Jadi, kalau pekerjaan pembangunan drainase selesai, wadah penyaring limbah juga dipasang beriringan dan selesai bersamaan,” ungkapnya.

Mengenai pengelolaan limbah cair (tidak padat) yang dibuang masyarakat dari hasil limbah rumah makan atau oli dari hasil limbah bengkel, ditangani Dinas Lingkungan Hidup. ”Kami hanya melakukan pekerjaan teknisnya saja,” ujarnya.

Dia berharap apabila penyediaan alat penyaring limbah yang disediakan di setiap drainase Jalan MT Haryono dan Jalan Ahmad Yani dapat selesai terwujud, bisa menjadi contoh dan diikuti setiap daerah yang belum pernah menerapkannya.

”Kami harapkan apabila alat penyaring limbah padat selesai, bisa menjadi percontohan bagi daerah lain yang belum melakukannya, karena alat itu sangat perlu dan cukup membantu untuk mencegah penanganan banjir yang sering ditimbulkan karena adanya penyumbatan di saluran drainase,” tandasnya. (hgn/ign)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 15:39

Kita Dizalimi, Ayo Kita Doakan!

SAMPIT- Masyarakat Sampit, Kotawaringin Timur, besok i (20/9) kembali menggelar…

Jumat, 20 September 2019 15:00

MEMBAHAYAKAN..!!! Serangan Buaya Muara Berpotensi Masif

SAMPIT – Serangan buaya di Sungai Mentaya berpotensi kian masif.…

Jumat, 20 September 2019 14:57

Petaka Menit Akhir Lawan Badak Lampung

LAMPUNG – Kalteng Putra gagal menjalankan misi balas dendam saat…

Jumat, 20 September 2019 10:52

Dua Helikopter Bantu Pemadaman Karhan

SAMPIT—Upaya pemadaman kebakaran lahan (karhan) melalui udara terus dilakukan di…

Kamis, 19 September 2019 17:16

Duhhhh..!!! Hujan Buatan Terkendala Asap, Satwa Liar Terbakar Hidup-Hidup

PALANGKA RAYA – Upaya menurunkan hujan buatan melalui teknologi modifikasi…

Kamis, 19 September 2019 17:12

Dibayangi Kemunculan Buaya, Mandi Safar Tetap Digelar

SAMPIT – Kabar kemunculan buaya di sekitar perairan Sungai Mentaya…

Kamis, 19 September 2019 14:48

Menyedihkan..!!! Penopang Ekonomi Keluarga Dilalap Api

SAMPIT – Kebun sawit, kebun nanas, dan kebun karet turut…

Kamis, 19 September 2019 10:07

Awas!!! Anak-Anak Sebaiknya Jangan Bermain di Luar

SAMPIT-- Kondisi kabut asap yang masih melanda Kotim saat ini,…

Rabu, 18 September 2019 14:58

Kemampuan Pimpinan DPRD Kotim Diragukan

SAMPIT – Terpilihnya tiga nama unsur pimpinan DPRD Kotim periode…

Rabu, 18 September 2019 13:53

SEDIH..!! Asap Itu Akhirnya Merenggut Nyawa

PALANGKA RAYA – Bencana kabut asap di Kalimantan Tengah telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*