SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Jumat, 20 September 2019 15:39
Kita Dizalimi, Ayo Kita Doakan!

Besok Salat Istiska di Radar Sampit, PSHT Kotim Pastikan Hadir

Masyarakat Sampit berdoa agar Allah menurunkan hujan, usai salat istiska yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, belum lama ini.(DOK.USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

SAMPIT- Masyarakat Sampit, Kotawaringin Timur, besok i (20/9) kembali menggelar salat istiska. Salat minta hujan itu dilaksanakan di halaman Radar Sampit, Jalan MT Haryono, Sampit.

 Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan persatuan beladiri pun memastikan hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Bumi Habaring Hurung diguyur hujan. Sehingga segala musibah kekeringan dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat berakhir.

 ”Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Kotawaringin Timur untuk salat bersama,” ungkap Sutikno, yang juga pengurus PSHT  Kotim itu.

Pria yang juga anggota DPRD Kotim Kotim itu juga mengimbau seluruh anggota dan simpatisan PSHT untuk bersama salat berjemaah di halaman Radar Sampit.

Sementara itu Direktur Radar Sampit Siti Fauziah berharap masyarakat Sampit lainnya untuk hadir. Untuk kembali mendoakan agar hujan turun mengakhiri musibah di Kotim, dan di Indonesia secara umumnya.

 ”Mari kita ikhtiar. Mari kita berdoa.  Sebab kita tidak tahu melalui doa siapa permintaan hujan akan terkabul,” ungkapnya.

Fauziah meyakini doakan masyarakat Kotim akan terkabul. Sebab kini masyakat kini sedang dizalimi oleh pembakar lahan.

 ”Di antara doa yang dikabulkan Allah adalah doa orang yang berpuasa. Serta doa orang yang dizalimi. Nah saat ini kan kita dizalimi. Ayo kita berdoa untuk kebaikan semua,” kata perepuan yang akrab disapa Hj Ifau ini.  

Seperti diketahui, saat ini Kalimantan dilanda musim kemarau yang cukup berat. Kondisi ini diperparah oleh kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh oknum yang tidak berprikemanusiaan. Akibatnya kabut asap pun terjadi di mana-mana.

Pemerintah pusat sudah mengerahkan bantuan pembuat hujan buatan dengan pesawat khusus. Namun asap yang begitu parah, menghambat pembentukan awan hujan meski telah disemai melalui udara.(oes)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 22:17

Dishub Diminta Tambah Traffic Light

<p><strong>PALANGKA RAYA</strong> &ndash; DPRD Kota Palangka Raya menilai sejauh…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers