MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 18 Februari 2016 17:32
Terbukti Gafatar, Dokter Ini Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga Pula
SIAP DIPULANGKAN: Dokter Agung saat dikonfirmasi di tempat kerjanya RSUD Tipe D Kalampangan Palangka Raya. (FOTO: ARJONI/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Dokter Agung yang bekerja di RSUD Kalampangan dan istrinya dr Asri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, bakal ikut dipulangkan bersama 916 eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) lainnya. Pasalnya, pasangan suami istri itu terindikasi anggota Gafatar militan.

”Ya, itu dipulangkan juga, kan sudah didata oleh Pak Wali Kota. Dokter ini akan dipulangkan bersama dengan 916 eks Gafatar lainnya," kata Penjabat Gubernur Kalteng Hadi Prabowo, Rabu (17/2).

Dia menjelaskan, Agung dipulangkan karena yang bersangkutan terbukti terlibat sebagai anggota Gafatar. "Ya, kita harus pulangkan, karena memang terlibat dan anggota yang militan," tegasnya.

Kepala Isnpektorat Kota Palangka Raya Alman P Pakpahan mengatakan, keterlibatan Agung memang terbukti dan yang bersangkutan juga mengakui sebagai anggota Gafatar. ”Ya, dia anggota Gafatar yang militan. Awalnya kita tanya memang berbelit-belit, tapi dengan data yang kita miliki dia tidak bisa mengelak lagi. Bahkan, dia ini dulu tinggal di Sekretariat Gafatar," tegas Alman.

Menurutnya, Agung bisa dikenakan sanksi pemecatan sebagai PNS. Dia terbukti melanggar peraturan pemerintah (PP) 53. ”Memang dia ini sudah terbukti, walau memang awalnya dia mengaku ikut tertarik kegiatan sosialnya. Namun, pemerintah pusat telah melarang Gafatar, tapi dia yang seorang dokter malah bergabung sejak 2011 dengan Gafatar," jelasnya.

Alman menambahkan, saat diperiksa Agung mengaku Muslim sejati. Namun, dia juga mengusai Alkitab. ”Ya, dia mengaku Muslim sejati, tetapi saat kita tanya terkait keahliannya mengusai Alkitab, Agung sempat kebingungan dan terdiam," ucapnya.

Sementara itu, Agung saat dikonfirmasi mengakui dia dan isitrinya anggota Gafatar. Pria itu mengaku siap dipulangkan dan menerima konsekuensi atas keikutsertaannya sebagai anggota Gafatar. ”Kita siap saja dipulangkan karena kita harus bertanggung jawab atas apa yang kita perbuat. Saya dan istri siap saja dipulangkan pemerintah," tegasnya. (arj/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers