MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 23 Desember 2019 09:25
Rayakan Satu Tahun KWS bersama Radar Sampit
POTONG TUMPENG: Ketua KWS Sampit Sukismono menyerahkan potongan tumpeng kepada pembina KWS Sutimin diperayaan tasyakuran KWS Sampit, Minggu pagi (22/12).( USAY NOR RAHMAD/ RADAR SAMPIT )

PROKAL.CO,

SAMPIT – Senam sehat Radar Sampit Minggu pagi (22/12) di kawasan Car Free Day Taman Kota Sampit tampak meriah. Hal itu dikarenakan Kumpulan Wong Sragen (KWS) di Kota Sampit turut bergabung untuk merayakan tasyakuran satu tahun terbentuknya KWS di Sampit dan sekitarnya.

Perayaan tasyakuran KWS ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketua KWS Sampit Sukismono dan diserahkan kepada pembina KWS Sampit Bapak Sutimin. KWS Sampit juga membagikan nasi kuning kepada peserta senam sehat dan masyarakat yang berolahraga di Taman Kota Sampit.

Ketua Kumpulan Song Sragen (KWS) Sampit Sukismono berharap para perantau di Kotim ini bisa terus menjalin dan mempererat silaturahmi baik yang di kota dan daerah maupun yang ikut transmigrasi. Kemudian, semoga bisa bersinergi bersama untuk membangun Kotim.

“Desember tahun ini (2019, Red) tepat satu tahun kami membentuk New Kumpulan Wong Sragen. Hal yang kami sering lakukan yakni kegiatan bakti sosial untuk masyarakat Sampit dan sekitarnya. Untuk perayaan satu tahun ini kami juga melakukan donor darah dan ikut senam bersama dengan Radar Sampit,” ujarnya. Minggu (22/12).

Pembina KWS Sampit Sutimin yang juga menjabat Camat Mentawa Baru Ketapang berpesan bagi masyarakat Sragen yang mencari nafkah atau tinggal di Kotim untuk terus bisa berkontribusi dan membangun Kotim bersama serta bisa membaur dengan penduduk lokal asli Kotim. Menurutnya sejak tahun 1993 sudah ada paguyuban orang-orang perantau dari Kota Sragen Jawa Tengah. Namun, dulu namanya Kumpulan Paguyuban Sukowati, Sukowati itu diambil dari nama Jalan Sukowati yang ada di Sragen, kemudian diubah nama menjadi Kumpulan Wong Sragen (KWS). Kemudian pada 2018 ada New Kumpulan Wong Sragen (New KWS) sudah satu tahun berdiri hingga Desember 2019.

“Apapun itu pekerjaan mereka yang penting sesuai aturan pemerintah dan halal, bisa menjaga ketertiban dan keamanan, hindari perselisihan antar suku dan hindari obat-obat terlarang,” ungkap Sutimin.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers