MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 22 Februari 2020 15:04
Imbas Keracunan Massal, Sekolah Larang Perayaan Ulang Tahun

Dinkes Sidak Jajanan Kantin dan Pasar

SIDAK: Tim dari Dinkas Kesehatan Kotim saat melakukan inspeksi mendadak dengan memeriksa dagangan para pedagang kue di Pasar Keramat, Jumat (21/2).(DIAN TARESA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Baamang Hilir langsung mengambil kebijakan tegas setelah peristiwa keracunan massal yang menimpa belasan murid. Semua warga sekolah dilarang merakan ulang tahun di lingkungan sekolah. Hal itu agar kejadian tersebut tak lagi terulang.

”Kami, mulai dari sekarang berkomitmen tidak ada lagi siswa-siswi yang merayakan ulang tahun di sekolah,” kata Kepala SDN 5 Baamang Hilir Al Fian, Jumat (21/2).

Al Fian menuturkan, keracunan massal yang terjadi Kamis (20/2) lalu membuat sejumlah anak didiknya mengalami radang tenggorokan dan sempat masuk ke rumah sakit. Namun, murid yang terdampak sudah pulang ke rumah masing-masing.

Seperti diberitakan, kue yang dibeli untuk merayakan ulang tahun dua murid SDN 5 Baamang Hilir tersebut membuat belasan orang keracunan. Petaka itu bermula ketika Dana dimintai Wali Kelas IIB, Satiyah, membelikan kue untuk merayakan ulang tahun dua muridnya di kelas tersebut.

Kue yang dibeli di Pasar Keramat itu kemudian dikonsumsi bersama. Namun, sejumlah murid dan sang guru justru keracunan dan dilarikan ke puskesmas dan RSUD dr Murjani Sampit.

Menurut Al Fian, penjual kue yang menyebabkan anak didiknya keracunan telah datang ke sekolah dan meminta maaf. Pedagang tersebut bersedia membantu biaya pengobatan korban.

”Ada sembilan siswa yang masih istirahat di rumah karena masih ada radang, sedangkan sisanya sudah mulai bersekolah. Ke depannya mungkin orang tua siswa bisa memberikan bekal untuk anak-anaknya agar makanannya terjamin,” tuturnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan langsung turun mencegah terulangnya peristiwa serupa dengan melakukan inspeksi mendadak ke kantin SDN 5 Baamang Hilir. Kegiatan itu juga menyasar Pasar Keramat yang tak jauh dari sekolah tersebut.

Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim Bambang Supiansyah mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan yang terbagi menjadi tiga tim. Tim pertama melakukan pemeriksaan di kantin sekolah dan memberikan arahan kepada murid terkait jajanan sehat dan yang harus dihindari.

”Tim kedua melakukan pengecekan kepada korban keracunan makanan dan tim ketiga melakukan pengecekan ke pasar serta mengambil beberapa contoh makanan untuk dicek di laborotarium,” kata Bambang.

Selain mengambil beberapa contoh jajanan, pihaknya juga mendata alamat produksi beberapa makanan tersebut. Apabila dari hasil lab ditemukan kandungan berbahaya, Dinkes akan menyambangi alamat tersebut dan memberikan pembinaan serta pengawasan.

”Kue yang menimbulkan kasus keracunan juga sudah kami ambil sampelnya dan sekarang kami mengambil sampel kue-kue lainnya yang dijual di sekitar sekolah ini untuk diperiksa,” ujarnya, seraya menambahkan hasil lab diperkirakan akan keluar setelah tiga hari pemeriksaan.

Dari hasil sidak tersebut, lanjut Bambang, pihaknya menemukan beberapa makanan yang sudah tidak layak dijual, namun masih disimpan. ”Curiganya masih ada kemungkinan dijual kalau ada yang mencari. Harusnya kalau sudah tidak layak disembunyikan,” tegasnya.

Terpisah, Kapolres Kotim AKBP Mokhamad Rommel mengatakan, sejak beredarnya informasi masyarakat terkait keracunan massal yang menimpa belasan murid, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap pedagang yang menjajakan kue tersebut.

”Pemeriksaan sudah kami lakukan. Kue yang telah dikonsumsi juga telah diamankan,” ujarnya.

Rommel mengatakan, pedagang yang menjual kue tersebut masih dalam proses penyelidikan. ”Kalau ada unsur pidana, bisa ditingkatkan ke penyidikan untuk mencari siapa tersangkanya,” ujarnya. (dia/hgn/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers