MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 09 Juli 2020 15:11
Masih Tarif Lama, Dokter dan Nakes Sulit Terapkan Harga Tertinggi
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Kebijakan pemerintah terkait penetapan tarif pemeriksaan rapid test sebesar Rp 150 ribu dinilai memberatkan dokter atau tenaga kesehatan. Pasalnya, range harga tak sebanding dengan biaya alat rapid test yang dipasarkan di Indonesia.

Kepala Klinik Neo Sigma dan Seribu Dahan di Kota Sampit, Gary, tak ingin berkomentar terkait kebijakan pemerintah. Namun, kebijakan tersebut diakuinya cukup memberatkan. Hal itu dikarenakan besaran tarif tersebut jelas tidak cukup menutupi biaya operasional pelayanan.

”Saya no comment dulu, nunggu jenderal (Menteri Kesehatan Terawan) atau Pak Doni Monardo (Kepala BNPB) yang memberikan pernyataan. Yang jelas, kalau saya belum mampu memenuhi SE Dirjen tersebut," kata Gary, Rabu (8/7).

Gary menuturkan, selama masa pandemi Covid-19, berbagai upaya protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dijalankan dengan ketat selama tenaga kesehatan bertugas menangani pasien. Salah satunya dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) yang memerlukan biaya cukup besar karena hanya dapat digunakan untuk sekali pakai.

Sementara itu, dari sisi tarif, rapid test per kotak yang berisi 20 pcs, dikenakan harga Rp 5 juta. Artinya, setiap alat rapid test dikenakan Rp 250 ribu per pcs. ”Itu belum termasuk biaya ongkos kirim dan biaya tarif operasional layanan, sehingga harga yang ditawarkan per satu kali pemeriksaan di kisaran Rp 350-Rp 922 ribu di berbagai klinik yang melayani pemeriksaan rapid test," ujar Gary.

”Teman sesama dokter yang berada di luar daerah Kotim menyebut, biaya ongkos kirim bisa mencapai Rp 2 juta," tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers